Psikopat adalah macam macam gangguan jiwa yang antisosial, orang-orang akan menghindarinya karena sifatnya yang selalu merugikan orang lain, penderita psikopat juga tidak merasa menyesal jika melakukan kejahatan atau tindakan yang merugikan orang lain.

Macam macam Gangguan Jiwa Ini Mungkin Ada Pada Orang Sekitarmu, Atau Mungkin pada Dirimu Sendiri?

Macam macam Gangguan Jiwa  Macam macam gangguan jiwa, gangguan psikologis, atau gangguan mental pada diri manusia sangatlah beragam. Gangguan jiwa adalah gangguan dalam cara berfikir, emosi, perilaku, dan kemauan pada diri manusia. Dalam banyak peneletian disebutkan bahwa gangguan jiwa atau psikologis adalah kumpulan dari beberapa aktifitas fisik maupun mental yang tidak normal.

Contoh gangguan jiwa pada berfikir yaitu seperti merasa ada bisikan untuk melakukan sesuatu, merasa memiliki teman khayalan, atau suatu halusinasi melihat hantu. Sedangkan orang normal lainnya disaat yang sama tidak merasakan hal-hal itu.

Contoh gangguan jiwa pada emosi yaitu merasa senang atau sedih yang berlebihan. Orang yang mengalaminya akan merasa sebagai raja, orang berpengaruh, orang penting, dan orang yang perlu diperhitungkan. Tapi di lain waktu ia merasa sangat tidak berguna, tidak berdaya, depresi, dan sangat sedih, sampai timbul suatu pemikiran ingin mengakhiri hidupnya.

Contoh gangguan jiwa pada perilaku yaitu hyperaktivitas, melakukan pergerakan yang berlebihan, berlari, loncat-loncat, berjalan maju mundur, sampai naik ke atas genteng, dan hal-hal yang tidak disuruh atau malah menentang hal-hal yang disuruh.

Dan contoh gangguan jiwa pada kemauan yaitu merasa memiliki kemauan yang lemah, merasa kesulitan dalam membuat keputusan, sulit memulai aktifitas, susah bangun pagi, susah mandi, susah merawat diri sendiri dan acak-acakan. Gangguan jiwa pada kemauan ini ada banyak sekali, yaitu mulai dari suka mencuri barang unik sampai barang yang memiliki arti simbolis.

Ketidak normalan itu dibagi dalam dua golongan, yaitu gangguan saraf(neurosis) dan gangguan jiwa(psikosis). Ketidak normalan itu terlihat dalam beberapa gejala, yaitu berupa kecemasan, ketegangan, rasa putus asa, ketakutan, rasa tidak berdaya, histeria, murung, rasa tidak mampu mencapai tujuan, dan fikiran-fikiran negatif lainnya.

Gangguan dalam cara berfikir ini ada banyak sekali, para ahli mengelompokannya menjadi enam bagian untuk memudahkan dalam memahaminya, yaitu sensasi, persepsi, ingatan, perhatian, kesadaran, dan asosiasi fikiran. Masing-masing memiliki kelainan tersendiri.

Macam macam Gangguan Jiwa pada Diri Manusia

1. Ganggua Jiwa Skizofrenia

Macam macam gangguan jiwa skizofrenia adalah gangguan yang berupa halusinasi, bayangan, emosi tidak terkontrol, gairah semangat hilang, tidak mengenal dengan keadaan sekitarnya, dan tidak bisa membedakan antara dunia nyata dan khayalan.
Ilustrasi gambar macam macam gangguan jiwa via www.blog-netizen.com

Yaitu penyakit yang dapat melumpuhkan penderitanya jika tidak ada perawatan. Penderita senantiasa diliputi halusinasi, tidak mengenal keadaan sekitar, emosinya tidak terkontrol, gairah untuk merawat diri sendiri hilang, paranoid, bahkan tidak mampu untuk membedakan khayalan dan kenyataan.

Hal ini dapat menyebabkan ketakutan bagi penderitanya dan berperilaku tidak menentu. Skizorefnia tidak sama dengan kepribadian ganda. Gangguan ini sangat sulit obatnya, tapi gejalanya masih bisa untuk dikendalikan. Penyakit ini sulit dilihat ketika penderitanya masih remaja.

Ada lima jenis dari macam macam gangguan jiwa Skizofrenia, gejalanya ada yang sama dan ada pula yang berbeda, yaitu:

a. Skizofrenia Paranoid

Yaitu merasa bahwa dirinya sedang terancam, merasa dalam bahaya, menjadi tersangka, merasa disudutkan, menjadi bahan omongan orang-orang di sekitarnya, merasa diancam, dan lain sebagainya yang merupakan gejala dari paranoid.  

b. Skizoafektif

Yaitu kelainan jiwa yang tidak beraturan ditandai dengan timbulnya gejala kombinasi antara Skizofrenia dan afektif.

c. Psikotik Akut

Yaitu gangguan mental yang ditandai dengan merasa tidak mampu menerima kenyataan atas yang terjadi pada dirinya karena memiliki perilaku aneh, tidak wajar, dan halusinasi.

d. Schizophreniform Disorder

Yaitu penyakit jiwa yang disebut psikosis, penderita tidak bisa membedakan antara nyata dan khayalan.

e. Delusi

Yaitu salah sangka, salah persepsi, atau keyakinan yang dipegang kuat namun tidak akurat. Dan masih terus diyakini meskipun tidak ada bukti yang realistis.

2. Gangguan Jiwa Skizoaffectif

Macam macam gangguan jiwa skizoafektif adalah gangguan yang menyebabkan gejala terjadinya halusinasi, perubahan pada pola fikir, perubahan nafsu makan, konsentrasi terganggu, minat berkurang, salah persepsi, bahkan sampai bisa memunculkan ide-ide untuk bunuh diri.
Ilustrasi gambar macam macam gangguan jiwa via terapiotak.com

Skizoafektif ini masih termasuk dari bagian Skizofrenia, yaitu gangguan pada kelainan jiwa yang rancau dengan adanya gejala kombinasi antara gangguan skizofrenia dan afektif. Skizoafektif ini disebut juga dengan gangguan mood.

Penyebab dari gangguan ini antara lain dari faktor genetik, ketidak seimbangan cairan kimia di dalam otak (dopamine, norepinephrin, dan serotonin), karena faktor lingkungan, penyalah gunaan zat narkotika, dan kurang tidur.

Gejala yang timbul pada penderita ini adalah halusinasi, salah persepsi, perubahan pola fikir, insomnia, perubahan nafsu makan, kurang minat, konsentrasi terganggu, merasa bersalah, dan muncul ide-ide untuk bunuh diri.

Secara bersamaan muncul juga gejala skizofrenia seperti merasa fikirannya disiarkan, diganggu, ada kekuatan lain yang mengendalikan fikirannya, sedang dimata-matai, mendengar suara-suara yang menghina dirinya, mengutuk, bahkan merasa seperti ada yang sedang mendiskusikannya.

3. Gangguan Jiwa Bipolar Disorder

Macam macam gangguan jiwa Bipolar Disorder adalah gangguan yang terjadi akibat permasalahan di otak, penderita mengalami gangguan mood, fikiran, perubahan gairah yang drastis, dan perilaku yang tanpa kontrol.
Ilustrasi gambar macam macam gangguan jiwa via www.meaningfulminds.co.za

Yaitu gangguan perasaan akibat permasalahan di otak, penderita mengalami perubahan mood, fikiran, dan perilaku yang dramatis dari episode manic dan episode depresi dalam waktu tertentu. Dari keduanya menimbulkan efek mudah marah, mudah tersinggung, dan mood yang sangat rendah. Bipolar sendiri di ambil dari keadaan penderita yan mengalami perpindahan mood dari dua spektrum emosi yang berlawanan.

Secara umum yang paling rentan terkena bipolar adalah wanita, karena wanita lebih banyak mengalami depresi dibandingkan dengan pria, selain itu wanita juga lebih sering mengalami perubahan mood atau suasana hati lebih cepat daripada pria.

Para dokter tidak sepenuhnya mengerti penyebab dari bipolar, tapi gangguan ini sering terjadi dari faktor hubungan genetik keluarga.

4. Gangguan Jiwa Psikopat

Psikopat adalah macam macam gangguan jiwa yang antisosial, orang-orang akan menghindarinya karena sifatnya yang selalu merugikan orang lain, penderita psikopat juga tidak merasa menyesal jika melakukan kejahatan atau tindakan yang merugikan orang lain.
Ilustrasi gambar macam macam gangguan jiwa via www.psychoshare.com

Yaitu perilaku yang antisosial dan membuat ketidak nyamanan bagi oang-orang di sekitarnya, terkadang seorang psikopat tidak merasa menyesal jika melakukan sebuah kesalahan atau kriminal.

Perbedaan manusia normal dengan psikopat terletak pada hati nuraninya, hati nurani seorang psikopat seperti sudah tertutup, yaitu cenderung menuruti hawa nafsunya yang bertentangan dengan etika sosial, sehingga yang dilakunnya sering merugikan bagi orang lain.

Beberapa gejala yang mungkin muncul pada psikopat adalah tidak menghiraukannya hukum benar dan salah, mudah marah, tindakannya cenderung bermusuhan, sering protes, sulit mengikuti aturan, bahkan sampai melakukan tindak kekerasan.

Seorang psikopat juga kurang terhadap rasa sosial dan empati, dan juga tidak adanya penyesalan atas tindakannya yang merugikan orang lain sehingga menyebabkannya sering gagal dalam belajar dari pengalaman.

Gejala lain yang mungkin muncul adalah sifat egoisnya yang tinggi, sering melanggar hak orang lain, berbohong, mengintimidasi, dan sering salah tafsir terhadap kejadian di sekitarnya. Seorang psikopat juga sering bertindak secara spontan merugikan orang-orang di sekitarnya, sering merasa unggul dan memamerkan atas kelebihannya secara berlebihan.

Biasanya psikopat ini timbul karena adanya kombinasi genetik dan traumatik dimasa kecil, dan juga dari latar belakang keluarga yang tidak harmonis. Psikopat termasuk dari macam macam gangguan jiwa yang sangat berbahaya jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat.

5. Gangguan Jiwa Obsesi Kompulsif Disorder

Obsesi Kompulsif Disorder adalah salah satu dari macam macam gangguan jiwa yang menyebabkan pemikiran menjadi terbayang-bayangi oleh obsesi dan perilaku menjadi kompulsif tak terkontrol.
Ilustrasi gambar macam macam gangguan jiwa via www.clickchemistrycourses.com

Yaitu kelainan psikologis yang menyebabkan pemikiran menjadi opsesif dan perilaku kompulsif. Tanda dari kelainan ini adalah adanya fikiran dan ketakutan yang tidak masuk akal sehingga menyebabkan berperilaku kompulsif. Contohnya adalah berulang-ulang memastikan pintu dan jendela terkunci saat akan pergi.

Gejala dari penyakit ini berbeda-beda, ada yang ringan dan ada yang berat. Yang ringan penderita bisa mengalami gejala fikiran obsesif dan perilaku kompulsifnya sampai berjam-jam. Sedangkan yang berat hidup penderita bisa sampai dikendalikan oleh obsesi dan perilaku kompulsifnya.

Bagi penderita kebanyakan mengalami keterpurukan dalam pola pikir dan perilaku tertentu, ada empat tahapan dalam gangguan ini, yaitu obsesi, rasa cemas, kompulsif, dan rasa lega yang sementara.

Obsesi akan muncul saat penderita mengalami ketakutan dan kecemasan yang terus mengganggu fikirannya. Kemudian penderita akan melakukan sesuatu untuk mengurangi rasa takut dan cemasnya yang menyebabkannya berperilaku kompulsif.

6. Gangguan Jiwa Anorexia Nervosa

Macam macam gangguan jiwa anorexia nervosa adalah gangguan mental yang terobsesi untuk memiliki tubuh yang kurus dan sangat takut jika menjadi gemuk. Penderita menganggap tubuhnya masih kurang kurus atau masih terlalu gemuk dalam keadaan tubuh yang sudah ideal.
Ilustrasi gambar macam macam gangguan jiwa via www.medscape.com

Yaitu gangguan jiwa yang terobsesi untuk memiliki tubuh kurus dan sangat takut jika menjadi gemuk. Kadang ia masih merasa gemuk atau kurang kurus dalam keadaan tubuh yang sebenarnya sudah ideal.

Penyebabnya masih belum bisa dipastikan, tapi para ahli mengatakan bahwa gangguan tersebut berasal dari kombinasi antara faktor genetik, biologis, psikologis, dan faktor lingkungan.

Gejala yang muncul pada penderita anorexia sebagai berikut:

  • Berat badan menurun secara signifikan dan tampak sangat kurus.
  • Selalu memperhatikan ukuran tubuh di depan cermin.
  • Sering menimbang berat badan.
  • Sering memuntahkan makanan yang sudah ditelan.
  • Suka berbohong jika ditanya sudah makan atau belum.
  • Sangat memperhitungkan kandungan lemak, kalori, dan gula yang terdapat pada makanan.
  • Berolahraga secara berlebihan.
  • Sering minum obat penekan nafsu makan.
  • Mudah tersinggung dan gangguan pada kesehatan sebagai akibat dari perbuatannya itu.

7. Gangguan Jiwa Multiple Identity Disorder/ Dissociative Identity Disorder (Berkepribadian Ganda)

Macam macam gangguan jiwa Multiple Identity Disorder adalah ganggua mental yang menunjukkan berkepribadian ganda atau lebih.
Ilustrasi gambar macam macam gangguan jiwa via www.haikudeck.com

Yaitu gangguan jiwa yang menunjukkan kepribadian ganda atau lebih yang masing-masing memiliki karakter sendiri.

Penderita sebenarnya hanya memiliki satu kepribadian, namun dia merasa memiliki identitas atau kepribadian yang lebih dari satu dalam pola fikir, pola bahasa, tempramen, ingatan,  dan cara berinteraksi pada lingkungan yang berbeda.

Menurut Colin Ross penulis buku The Osiris Complex, proses terbentuknya gangguan ini terdiri dari dua proses psikologis, dengan analogi contoh cerita sebagai berikut:

  • Seorang anak perempuan yang mengalami pelecehan seksual secara berulang-ulang akan menyangkal kejadian itu dalam fikirannya agar terbebas dari rasa sakit dan traumatis yang dideritanya. Ia akan merasakan jiwanya seperti terlepas dari tubuhnya yang sedang mengalami traumatis dan seakan-akan melihat anak perempuan lain sedang mengalami pelecehan seksual. Dengan begitu dia telah menciptakan identitas baru.
  • Sebuah penghalang memory dibangun antara anak perempuan itu dengan identitas baru yang telah diciptakan. Dengan begitu muncul lah kesadaran baru bahwa pelecehan seksual itu tidak pernah terjadi dan dia tidak mengingat ataupun mengenali kejadian itu lagi.

8. Gangguan Jiwa Self Harm/ Self Injury

Macam macam gangguan jiwa Self harm adalah gangguan yang menyebabkan penderita melukai diri sendiri secara sengaja sebagai bentuk pelampiasan rasa sakit emosionalnya.
Ilustrasi gambar macam macam gangguan jiwa via www.drkhoury-montrealtherapist.com

Yaitu gangguan jiwa yang berupa melukai diri sendiri secara sengaja sebagai pelampiasan emosinya. Self injury dapat berupa mengiris, menyayat, menggores, membakar kulit, atau mememarkan tubuh. Pada tingkat yang lebih akut penderita bisa sampai mematahkan tulangnya sendiri atau memasukan racun ke dalam tubuhnya.

Self injury merupakan bentuk pertahanan diri bagi penderitanya untuk mengatasi rasa sakit atau kekecewaan secara emosional. Dengan melukai diri sendiri penderita akan merasa rasa sakitnya berkurang, meskipun ia sadar hal itu tidak akan bertahan lama.

Penderita menikmati atas perbuatannya itu sehingga menyebabkannya menjadi ketagihan dan kecanduan.

Berikut adalah beberapa pemicu dari perilaku self injury:

  • Tidak tahu kemana harus melangkah, merasa tidak berdaya dan putus asa atas masalah yang sedang dihadapi.
  • Rasa marah, malu, tegang, dan bersalah yang tak tertahankan.
  • Merasa terpisahkan antara dunia dengan dirinya.
  • Merasa kecewa, down, atau kurang percaya diri.

Masyarakat menganggap tindakan ini sebagai cari perhatian, namun kenyataannya tidak demikian. Bahkan penderita akan menutupi sebisa mungkin tindakannya ini agar tidak diketahui orang.

9. Gangguan Jiwa Paranoid

Macam macam gangguan jiwa paranoid adalah gangguan yang menyebabkan penderitanya selalu merasa penuh curiga, merasa selalu diawasi, merasa akan ditipu, dan menganggap berlebihan terhadap dengan keadaan di sekitarnya dan orang-orang yang berinteraksi dengannya.
Ilustrasi gambar macam macam gangguan jiwa via www.widodokreasi.id

Paranoid adalah salah satu dari macam macam gangguan jiwa yang berlebihan dalam menanggapi orang-orang yang ada di sekitarnya atau orang yang berinteraksi dengannya. Penderita akan merasa dibohongi, merasa akan ditipu, merasa diikuti, atau merasa ada yang berencana akan mencelakai dirinya.

Gejala yang muncul dari gangguan ini adalah:

  • Cenderung marah, mudah sedih, dan mudah tersinggung.
  • Berlebihan dalam menanggapi penolakan dan kegagalan.
  • Pendemdam meski pada masalah-masalah kecil.
  • Cenderung menyalah artikan tindakan orang lain sebagai sikap permusuhannya.
  • Rasa curiga yang berulang-ulang tanpa dasar yang jelas.
  • Mempertahankan hak pribadinya bahkan dengan fisik yang sebenarnya tidak sesuai dengan keadaan yang semestinya.
  • Menganggap dirinya penting secara berlebihan.
  • Selalu waspada dan hati-hati yang berlebihan.
  • Menghindari hubungan interpersonal.

Baca Juga Belajar Psikologi Kepribadian

Leave a Comment