Contoh Struktur Organisasi Kelas dan Penjelasan Tugasnya Masing-masing

Contoh Struktur Organisasi Kelas – Keberhasilan seorang calon pemimpin itu sesungguhnya berawal dari seseorang mulai sekolah hingga perguruan tinggi dan dibentuk dari banyaknya pengalaman yang panjang. Mulai dari sekolah sudah mulai belajar organisasi terutama dari yang terkecil berawal dari kelas.

Bisa dikatakan dalam satu hari anak sekolah lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam kelas. Kelas tidak hanya sebagai sarana menuntut ilmu namun ada sisi lainnya dengan ikut berorganisai suatu hari nanti akan menjadi bekal yang sangat berharga. Oleh karenanya, pengetahuan mengenai pengertian organisasi juga sangat dibutuhkan.

Organisasi ini memiliki struktur organisasi kelas di mana setiap siswa yang masuk ke dalam struktur mempunyai tugas dan tanggung jawab lebih dibandingkan siswa lainnya. Demikian juga dalam struktur organisasi sekolah.

Kini kesadaran siswa berorganisasi sudah jauh lebih baik meski bagi sebagian kecil siswa terkadang masih menganggap organisasi di kelas ini masih sekedar sarana untuk belajar.

Contoh Struktur Organisasi Kelas

Contoh struktur organisasi kelas

miwikidsgn.blogspot.com

Struktur organisasi kelas biasanya tidak semuanya adalah siswa namun umumnya terdiri dari:

  1. Wali Kelas

Peran wali kelas di dalam organisasi kelas lebih kepada dewan pembina yang nantinya seorang wali kelaslah yang aktif untuk memberikan pengarahan dan bimbingan pada siswa. Siswa pun akan menjadi lebih nyaman dan terbimbing karena adanya wali kelas yang tidak serta merta langsung melepaskan mereka untuk berorganisasi.

  1. Ketua Kelas

Biasanya untuk menjadi ketua kelas dengan mengikuti pemilihan di dalam kelas. Siswa lainnya akan menunjuk rekannya yang dianggap berkompeten untuk menjadi seorang ketua atau pemimpin mereka. Bisa juga apabila mampu mengajukan diri untuk menjadi ketua kelas.

Dari pemilihan di dalam kelas itu yang nantinya menjadi ketua ialah yang bertanggung jawab agar kelas bisa lebih rapih, bersih dan bertanggung jawab akan rekan-rekannya.

  1. Wakil Ketua Kelas

Biasanya  juga melalui pemilihan dan umumnya yang mendapat suara kedua terbanyak maka ia akan menjadi wakil ketua kelas. Wakil ketua kelas dan Ketua kelas bersama-sama akan menentukan kebijakan organisasi di dalam kelas. Karena itu diharapakan antara ketua dan wakil ketua adalah orang yang memiliki visi dan misi yang sama terhadap organisasi.

  1. Sekretaris

Peranannya lebih kepada kesekretariatan dan keadministrasian kelas.

  1. Bendahara

Berperan dari segi kemampuan yang baik terhadap laporan dan manajemen keuangan.

  1. Sekbid (Seksi Bidang), terdiri dari:

Seksi bidang pendidikan, seksi bidang kerohanian, seksi bidang kebersihan, dan lain-lain.  Biasanya seksi bidang setiap sekolah atau kelas bisa berbeda-beda tergantung kebutuhan kelas tersebut. Dengan adanya  seksi bidang tersebut sudah dapat mewakili struktur organisasi kelas yang tidak terlalu besar.

BACA: Contoh Struktur Organisasi Perusahaan & Penjelasan Masing-masing Tugasnya

Tugas Kepengurusan dalam Struktur Organisasi Kelas

Contoh struktur organisasi kelas

Untuk lebih jelasnya mari kita lihat apa saja tugas siswa yang masuk ke dalam struktur organisasi kelas.

1. Ketua Kelas

  • Pemimpin siswa yang ada di dalam kelas termasuk seksi yang ada di bawahnya.
  • Dapat memberikan instruksi pada strukur orgnisasi di bawahnya.
  • Menjadi pemimpin untuk rapat-rapat di kelas.
  • Bertanggung jawab akan seluruh siswa yang berada di dalam kelas.

2. Wakil Ketua Kelas

  • Ikut serta bersama-sama dan bertanggung jawab dengan ketua kelas akan keberlangsungan organisasi.
  • Wakil ketua kelas akan menjadi orang pertama yang memberikan ide dan masukan kepada ketua kelas terkait kemajuan organisasi kelas.
  • Menjadi pengganti ketua kelas apabila ketua kelas berhalangan hadir.

3. Sekretaris

  • Ikut mendampingi dan menghadiri rapat bersama-sama dengan ketua kelas termasuk aktif memberikan masukan yang membangun pada ketua kelas.
  • Mencatat notulensi rapat dan membagikan hasil rapat pada pihak yeng berkepentingan.
  • Aktif menyiapkan surat menyurat dan administrasi kelas.

4. Bendahara

  • Memberikan laporan keuangan pada ketua kelas baik itu bulanan, pertengahan tahun, dan tahunan.
  • Memberikan pertimbangan pada ketua kelas terkait pemasukan dan pengeluaran keuangan kelas.
  • Membuat tanda bukti baik uang masuk dan uang yang dikeluarkan untuk keperluan kelas.

5. Seksi Bidang Pendidikan

  • Membuat jadwal pelajaran yang sudah disetujui dan menginformasikannya pada mading kelas.
  • Mengajak siswa untuk belajar bersama di luar jam kelas dan membantu siswa lainnya yang kemampuan belajarnya masih kurang.

6. Seksi Bidang Kerohanian

  • Mengajak siswa untuk aktif melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing. Contohnya untuk siswa beragama islam maka seksi bidang kerohanian bertanggung jawab untuk mengajak teman-temannya untuk melaksanakan shalat berjamaah, melaksanakan shalat dhuha, shalat di awal waktu, dan lain-lain.
  • Ikut melaksanakan acara-acara besar keagamaan di dalam kelas.
  • Memimpin doa saat akan belajar dan saat akan pulang dari kelas.

7. Seksi Bidang Kebersihan

  • Mengajak siswa lainnya untuk menjaga kebersihan kelas baik di dalam maupun di luar kelas. Contohnya dengan membuang sampah pada tempatnya, melarang siswa untuk melakukan corat-coret yang akan merusak keindahan kelas, membuat himbauan untuk menjaga kebersihan.
  • Membuat jadwal piket dan memberikan pengarahan pada siswa agar aktif melaksankan piket sesuai dengan jadwalnya masing-masing.
  • Bertanggung jawab untuk kebersihan dan kenyamanan kelas sebagai ruang untuk belajar yang bersih dan nyaman.

Setiap anak yang masuk ke dalam struktur organisasi kelas haruslah orang-orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Kemampuan yang dimiliki setiap anak akan memberikan sumbangan terbaik untuk kemajuan organisasi.

Tidak hanya itu diharapkan dengan adanya organisasi kelas ini akan membuat setiap anak di dalam kelas bisa menjadi lebih aktif. Dengan aktifnya anak-anak ikut organisasi akan lebih membuat kehidupannya semakin terarah untuk hal-hal yang baik.

Kini untuk organisasi kelas mulai dari tingkat SMP sudah aktif berorganisasi meski pada tingkat SMP biasanya siswa masih dalam proses belajar. Ketua kelas harus lebih aktif agar setiap siswa bisa lebih mengetahui tugasnya masing-masing. Siswa bisa menjalankan tugas sesuai dengan arahan dan bimbingan dari ketua kelas.

Pada tingkat SMU/SMK siswa yang sudah beranjak remaja bisa menjadi lebih aktif sehingga dengan adanya organisasi kelas bisa lebih membentuk siswa menjadi lebih mandiri. Keinginan untuk mencari jati diri dan mendapatkan pengakuan bisa menjadi modal untuk menjadi pemimpin dengan cara aktif berorganisasi. Adapun organisasi yang biasa diikuti adalah:

  1. Olahraga
  2. Paskibra
  3. Kerohanian
  4. Pramuka
  5. Kesenian
  6. Kesehatan, dan lain-lain

Diharapkan keaktifan siswa dalam mengikuti organisasi sehingga ini bisa membentuk mental dan jati diri setiap anak menjadi lebih dewasa dari segi pemikiran. Tentunya ini akan menjadi manfaat yang besar bagi si anak di masa mendatang. Dengan begitu, anak pun akan menerapkam hal tersebut ketika mulai terjun ke masyarakat.

Demikianlah contoh struktur organisasi kelas yang bisa Anda buat sebagai rujukan saat akan membuat struktur organisasi kelas. Dengan adanya struktur yang jelas diharapkan setiap siswa sudah lebih mengerti akan tugasnya masing-masing sehingga organisasi bisa berjalan dengan baik.

Keberhasilan suatu organisasi tidak terletak hanya pada satu orang. Semua itu hanya bisa dicapai apabila semua elemen baik siswa maupun guru bisa bersama-sama saling mendukung demi mencapai tujuan bersama.

Category:
General
Tags: