farmers insurance progressive insurance car insurance health insurance nationwide insurance erie insurance travelers insurance american family insurance state farm insurance progressive car insurance dental insurance renters insurance insurance aaa insurance auto insurance mercury insurance geico insurance life insurance progressive auto insurance travel insurance car insurance quotes allstate insurance pet insurance homeowners insurance auto insurance quotes insurance quotes usaa insurance progressive insurance login cheap car insurance safeco insurance the general insurance general insurance nationwide pet insurance national general insurance farm bureau insurance infinity insurance usaa car insurance health insurance marketplace liberty mutual insurance foremost insurance insurance companies geico car insurance allianz travel insurance delta dental insurance hartford insurance auto owners insurance amica insurance usaa auto insurance cobra insurance cheap auto insurance

Contoh Struktur Organisasi Sekolah dengan Manajemen yang Baik

Contoh Struktur Organisasi Sekolah – Sekolah adalah tempat kegiatan belajar mengajar yang menjadisarana untuk menimba ilmu untuk bekal di masa yang akan datang. Di dalam sekolah yang terdiri dari banyak elemen tidak hanya siswa namun guru dan staf lainnya bersama-sama membangun sekolah.

Tidak dapat dipungkiri sekolah menjadi organisasi yang mempunyai tujuan untuk meraih yang terbaik terutama di bidang pendidikan. Membangun sekolah yang baik tentunya dibutuhkan organisasi sekolah yang terstruktur di mana yang mempunyai peranan di sini tidak hanya kepala sekolah.

Oleh karenanya, mengetahui tentang pengertian organisasi juga dibutuhkan agar tidak buta dalam memimpin sebuah organisasi. Keberhasilan kepala sekolah harus didukung oleh semua lini. Sebagai seorang pemimpin di sekolah, kepala sekolah dan semua elemen yang di bawahnya harus ada kerja sama yang baik.

Visi dan misi yang sama harus menjadi suatu sarana agar semua lini bisa berjalan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Nah, untuk lebih jelasnya contoh struktur organisasi sekolah ini bisa menjadi pencerahan akan pentingnya sekolah menjadi sebuah organisasi yang baik.

BACA: Contoh Struktur Organisasi Kelas

Struktur Organisasi Sekolah

contoh struktur organisasi sekolah
http://sdnegeritlacap.blogspot.com

Mungkin anda juga perlu mempelajari struktur organisasi perusahaan. Bagaimana cara perusahaan-perusahaan besar menyusun struktur organisasinya.

1. Kepala Sekolah

Di sekolah yang menjadi puncak pimpinan tertinggi adalah seorang kepala sekolah. Peranannya sangat signifikan untuk dapat membangun perkembangan sekolah menjadi lebih baik. Kepala sekolah harus menjadi contoh yang baik untuk guru, staf, murid dan lingungan sekitar. Kepala sekolah di dalam organisasi sekolah dapat berperan sebagai:

  • Leader motivator
  • Edukator
  • Manajer
  • Inovator

Kepala sekolah haruslah orang yang benar-benar kompeten agar keberhasilan sekolah baik di luar sekolah dan keberhasilan di dalam sekolah terutama pendidikan anak-anak bisa seimbang. Bagaimanapun meski sekolah dianggap berhasil di luar namun anak-anak kurang terbentuk dari segi adab dan sopan santun tentunya akan mengurangi fungsi utama sekolah sebagai pendidik generasi di masa yang akandatang.

Tugas yang Diemban

  • Penyusun program sekolah baik untuk jangka pendek, menengah, dan panjang.
  • Pengawas kegiatan belajar mengajar disekolah.
  • Memberikan bimbingan dan pembinaan kepada guru, staf, dan murid.
  • Memberikan sumbangsih baik di dalam sekolah maupun dengan lingkungan di sekitar sekolah.

2. Wakil Kepala Sekolah

Wakil kepala sekolah adalah orang kedua di sekolah yang sama-sama bertanggung jawab dengan kepala sekolah dalam rangka menciptakan sekolah yang baik dan berkualitas. Sebagai orang yang menggantikan kepala seolah apabila berhalangan hadir maka wakil kepala sekolah peranannya tidak bisa dipandang sebelah mata. Wakil kepala sekolah harus mempunyai kemampuan yang baik terutama dalam bidang pendidikan dan manajerial. Itu akan menjadi modal utama agar dapat membantu kepala sekolah dengan baik.

Tugas yang Diemban

  • Ikut membantu kepala sekolah untuk meningkatkan keberhasilan dan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
  • Menyusun rencana sekolah bersama-sama dengan kepala sekolah.
  • Memberikan masukan dan pertimbangan untuk perkembangan sekolah.

3. Guru Mata Pelajaran

Mengajar sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing jadi biasanya disekolah sudah mulai ada pembagian guru sesuai dengan keahliannya. Guru mata pelajaran ini diharapkan bisa lebih fokus mengajar sehingga siswa bisa lebih mudah menyerap pelajaran yang diberikan.

Tugas yang Diemban

  • Melaksanakan kegiatan belajar mengajar berikut memberikan penilaian terhadap siswa di sekolah tersebut. Baikitu terkait kegiatan belajar, ujian harian, umum, dan akhir.
  • Memberikan penilaian untuk masing-masingsiswa.
  • Mengecek dan mengisi kehadiran siswasetiap pelajarannya.
  • Memberikan remedial/perbaikan terhadap siswa yang masih kurang dari segi penilaian.

4. Guru (Wali Kelas)

Wali kelas bertanggung jawab terhadap siswa-siswi yang ada di dalam kelas jadi seorang wali kelas bisa dikatakan sebagai orang tua murid untuk kelas tersebut. Kehadiran wali kelas harus bisa membangun adanya kedekatan antara guru dan siswa di dalam kelas.

Tugas yang Diemban

  1. Mengelola kelas baik siswa dan administrasi yang terkait dengan kelas tersebut.
  2. Memberikan catatan bagi sebagian siswa tertentu baik siswa yang dikenal pintar, kurang pintar, nakal di kelas,dan lain-lain.
  3. Mengisi penilaian pada akhir belajar dan memberikannya pada orangtua siswa pada saat pembagian raport.

5. Guru Bagian Kurikulum

Guru ini mempunyai tugas kurikulum di sekolah dan proses belajar mengajar di sekolah harus dapat berjalan dengan baik dan terkendali.

Tugas yang Diemban

  1. Membagi tugas untuk guru untuk kegiatan belajar mengajar.
  2. Menyusun UAS dan UAN di sekolah.
  3. Menyusun evaluasi di masing-masing kelas apabila dinilai hal tersebut dibutuhkan untuk kebaikan siswa.

6. Guru Bagian Kesiswaan

Bertugas terutama untuk masalah yang terkait kesiswaan dan proses penanganannya termasuk kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah.

Tugas yang Diemban

  1. Menjadi Pembina OSIS sehingga harus memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap kegiatan OSIS di sekolah tersebut.
  2. Menjadi perencana dan pengawas untuk kegiatan ekstrakulikuler yang ada di sekolah.
  3. Memberikan penilaian terhadap siswa yang dianggap layak untuk mewakili sekolah untuk kegiatan-kegiatan yang diadakan di luar sekolah.

7. Guru Bimbingan Konseling

Memberikan konseling terhadap siswa yang ada di sekolah baik itu baikitu pengarahan, bimbingan, masukan, motivasi, dan lain-lain yang dianggap bisa membangun dan perbaikan siswa menjadi lebih baik.

Tugas yang Diemban

  1. Membuat program konseling dengan disertai jadwal di setiap kelas.
  2. Bekerja sama dengan wali kelas untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada siswa, baik masalah kegiatan belajar mengajar, siswa yang bermasalah, dan lain-lain.
  3. Memberikan konsultasi dan bimbingan terkait sekolah yang tepat yang harus dipilih siswa sesuai bakat dan minatnya terutama saat akan memilih baik jurusan maupun universitas setelah tamatSMU/SMK.
  4. Memberikan motivasi pada siswa agar bisa lebih berprestasi tidak hanya di sekolah tetapi juga di luar sekolah.

8. Bagian Tata Usaha

Bagian ini bertanggung jawab terkait proses administasi dan keuangan di dalam sekolah.

Tugas yang Diemban

  1. Membuat program kerja bagian tata usaha untuk sekolah.
  2. Memberikan pengawasan, pembinaan pada staf tata usaha yang ada di bawahnya.
  3. Membuat laporan terkait keluarmasuknya uang di sekolah.
  4. Mendata administrasi siswa dan selalu meng update apabila ada perubahan baik siswa pindah ataupun siswa baru yang masuk ke dalam sekolah tersebut.

9. Bagian Laboratorium

Harus bisa mengatur dan mengelola ruangan laboratorium dan peralatan yang ada dengan sebaik-baiknya.

Tugas yang Diemban

  1. Membuat jadwal penggunaan ruang laboratorium berikut tata tertib yang harus ditaati oleh setiap pengguna ruangan.
  2. Mendata dan menyimpan barang-barangyang ada di dalam laboratorium.
  3. Memelihara kebersihan ruangan dan alat-alat yang ada di dalam laboratorium.

Demikianlah contoh struktur organisasi sekolah yang bisa dibuat dengan lebih sederhana. Apabila semakin besar sekolah dan jumlah siswa yang semakin bertambah maka bisa dibuat lebih banyak divisi atau bagian yang sesuai dengan kondisi sekolah. Setiap bagian harus bisa melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya agar kegiatan baik di dalam maupun di luar sekolah bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Category:
General