Doa Agar Cepat Kaya dari Nabi Hanya Dalam Dua Minggu

Banyak orang yang ber doa agar cepat kaya. Banyak juga orang yang hidupnya pas-pasan berfikir kaya itu enak, padahal mereka yang kaya ada yang berfikir sebaliknya. Banyak orang mengira kaya itu tujuan setiap manusia, padahal mereka yang sudah kaya banyak yang keinginannya tidak terpenuhi.

Keinginan untuk menjadi kaya bagi setiap orang itu wajar, yang tidak wajar itu jika manusia diperbudak oleh keinginan dan angan-angan. Misalnya, bukankah mereka para koruptor sudah memenuhi standar kaya?

Kebutuhan dan gaya hidup mereka sudah lebih dari cukup, tapi mengapa mereka masih saja korupsi, jawabannya karena mereka diperbudak oleh ambisi, keinginan, dan angan-angan.

Marilah kita perbarui niat kita menjadi kaya yang bukan karena ambisi atau angan-angan tanpa usaha.

Doa ini saya dapatkan semasa nyantri dulu di salah satu pesantren Kab. Kendal (Pon-Pes Al Musyaffa’). Menjadi kang santri memang suatu anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada saya.

Berikut adalah doa agar cepat kaya dalam waktu dua minggu:

وروي صاحب الفردوس عن أنس رضي عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: من قال يوم الجمعة أللهم أغنني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك سبعين مرة لم تمر به جمعتان حتى يغنيه الله. وأصل الحديث أخرجه الآمام أحمد والترمذى انتهى من حاشية الآذكار لابن علان

Shohibul Firdaus (Pengarang Kitab Al Firdaus) telah meriwayatkan, dari Anas ra: Sesungguhnya Nabi SAW bersabda: Barangsiapa pada hari Jum’at membaca doa (doa dibawah) sebanyak 70 kali, maka tidak akan lewat sampai 2 jum’at berikutnya, sehinnga allah memberinya kekayaan. (HR Imam Ahmad dan At Tirmidzi min Khasyiyatil Adzkar Libni Allan)

أللهم أغنني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

“Allaahumma aghniniy bihalaalika ‘an haroomika wa aghniniy bifadhlika ‘amman siwaak”

Ya allah kayakanlah aku dengan harta halal darimu, yang jauh dari harta haram, sebagai anugerah darimu, bukan dari selain engkau.

Doa diatas dibaca sebanyak 70x setelah salam sholat Jum’at.

Dalam riwayat yang lain disebutkan:

أللهم اكفني بحلالك عن حرامك وبطاعتك عن معصيتك وبفضلك عمن سواك

“Allaahummakfiniy bihalaalika ‘an haroomika wabithooatika ‘an ma’shiyyatika wabifadhlika ‘amman siwaak”.

Ya allah cukupkanlah aku dengan harta halalmu, bukan dengan harta haram, dengan taat padamu, bukan dengan ma’siyat, sebagai anugerah darimu, bukan selain engkau.

Dibaca sebanyak 70 kali setelah salam sholat jum’at.

Dalam riwayat yang lain lagi disebutkan:

أللهم ياغني ياحميد يامبدئ يامعيد يارحيم ياودود
أغنني بحلالك عن حرامك وبطاعتك عن معصيتك وبفضلك عمن سواك

“Allahumma Yaa Ghoniyyu Yaa hamiidu Yaa Mubdi’u Yaa Mu’iidu Yaa Rohiimu Yaa Waduudu, Aghniniy bihalaalika ‘an haroomika wabithooatika ‘an ma’shiyyatika wabifadhlika ‘amman siwaak”.

Ya Allah dzat yang maha kaya, dzat yang maha terpuji, dzat yang maha memulai, dzat yang maha mengembalikan kehidupan, dzat yang maha penyayang, dan dzat yang maha mengasihi, kayakanlah aku dengan harta halalmu yang jauh dari harta haram, dengan taat kepadamu yang jauh dari ma’siat, sebagai anugerah darimu bukan sekain engkau.

Doa diatas diambil dari keterangan Abis Shoyf: Barang siapa membaca doa ini pada hari jum’at sebanyak 70 kali, maka tidak akan lewat dua jum’at kepadanya sehingga ia menjadi kaya. Doa ini dibaca setelah salam sholat jum’at dengan posisi duduk yang masih tetap dan belum berbicara apa-apa (duduk tahiyyat), dibaca 70 kali setelah membaca surat Al Fatihah 7x, surat Al Ikhlas 7x, surat Al Falaq 7x, dan surat An Nas 7x.

(*Semua keterangan diambil dari kitab Minhatullatif fy Syarhil Wirdullatif Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad).

Baca Juga: Agar Doa Pasti Terkabul

Selain doa diatas, perbanyak juga sholat sunnah seperti sholat tahajud, sholat hajat dan sholat dhuha dan jangan lupa baca doa sholat dhuha. Selain ber doa agar cepat kaya, perhatikan dan pahami juga hal-hal dibawah agar tidak salah tafsir dikemudian hari.

Dengan kaya, akan kah anda menjadi lebih baik atau sebaliknya?

Kaya itu bisa menjadi baik bagi seseorang, yaitu apabila dengan kekayaan itu bisa menjadikannya lebih taat kepada tuhan. Sebagaimana peringatan Allah terhadap Syaikh Abdul Qodir Al Jailany “Sesungguhnya dijadikannya kesenengan-kesenangan dunia itu hanyalah untuk hamba-hambaku yang lemah sebagai perantara taat kepadaku, tidak demikian halnya untuk hamba-hambaku yang kuat”.

Tapi jika dengan kaya justru menjadikan sesorang lebih jauh dari tuhan, maka dengan tidak menjadi kaya itu lebih baik bagi dirinya. Mungkin dengan sebab ini juga tuhan menunda seseorang untuk menjadi kaya, karena dikhawatirkan orang itu akan bertambah jauh dari tuhan.

Adakah sebab yang pantas untuk menjadikan anda kaya?

Jika anda bukan golongan orang-orang khusus (muttaqien), maka untuk meraih kekayaan itu harus ada sebuah sebab, yaitu sebuah pekerjaan. Tak peduli apapun pekerjaannya yang penting halal. Maka pantaskanlah diri anda menjadi kaya dengan pekerjaan tersebut.

Misalnya anda bekerja sebagai karyawan di sebuah pabrik, maka orang akan berkata pantas jika ada orang yang mempertanyakan “Itu si fulan cuma bekerja sebagai karyawan kok bisa kaya? maka akan dijawab “oh pantas, dia kan rajin menabung sejak dulu, dan uang hasil tabungannya itu digunakan untuk usaha, dalam berusaha dia juga ulet dan tekun akhirnya sukses”.

Sehingga orang-orang disekitar anda akan mewajarkan dan memantaskan atas hasil yang anda peroleh.

Doa itu Ibarat Pupuk untuk Melebatkan Buah di Kebun

Doa itu ibarat memupuk kebun untuk memperbanyak buahnya, sedangkan pekerjaan adalah pergi ke kebun untuk memanen dan menjemputnya. Maka perbanyaklah doa disertai dengan ikhtiyar yang benar. Bukan cuma berdoa kemudian berdiam diri mengharapkan kaya mendadak. Kecuali jika orang itu adalah golongan orang-orang yang dikhususkan.

Semua Doa akan Dikabulkan Menurut Waktu yang Ditentukan Allah, Bukan Kita

Janganlah menjadikanmu patah harapan atas kelambatan masa pemberian tuhan kepadamu, padahal engkau sudah berdo’a bersungguh-sungguh. Sebab Allah telah menjamin untuk menerima semua doa yang dikehendaki Allah untukmu, bukan menurut kehendakmu sendiri, dan pada waktu yang ditentukan Allah, bukan waktu yang kamu tentukan. (Ibnu Atho’illah; Al Hikam)

Ingatlah, walaupun doa diatas mengatakan waktunya hanya dua minggu, tapi semua keputusan mutlak ada ditangan Allah. Hal ini tidaklah berlawanan, doa diatas menunjukkan waktu normal, adapun jika hal itu tidak terwujud bukan doanya yang salah atau keliru, mungkin Allah punya rencana lain atau memang ada yang salah dalam diri kita.

Tanpa Ridlo Ibu, Semuanya Sia-sia

Semua pintu kesuksesan itu terletak pada ridlo orang tua, lebih khusus lagi ridlo Ibu. Meskipun semua hal diatas telah dilakukan, bekerja dari pagi sampai pagi lagi, modal yang tak terhitung jumlahnya, manajemen yang tertata rapi, semua sudah diperhitungkan secara matang, tanpa ridlo dari Ibu, Insya allah semuanya sia-sia.

Sponsored: Biro Umroh Solo

2 Comments

  1. Gushairon Fadli Oktober 13, 2016

Add Comment