Kopi Bali Kintamani, Kopi Arabika dengan Aroma Buah

Bali merupakan sebuah pulau dengan beragam daya tarik yang seolah mampu menjadi surga bagi para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Bali memang sudah dikenal luas dengan keindahan ratusan tempat wisata, kopi Bali Kintamani, atau bangunan-bangunan yang siap dikunjungi dan diabadikan.

Hal ini merupakan sebuah peluang besar bagi para investor untuk mendapatkan pundi-pundi kekayaan melalui pasar destinasi wisata yang seolah tidak akan ada matinya ini.

Namun bukan hanya menjadi surga bagi penikmat wisata, Bali juga memiliki sebuah komoditas kopi yang terkenal. Meskipun tidak setenar seperti kopi toraja, flores, dan kopi-kopi lainnya yang juga berasal dari Indonesia. Bali juga memiliki komoditas kopi yang dikenal dengan nama Kopi Bali Kintamani.

Kopi Bali Kitamani ini datang dan dibudidayakan dengan ketinggian di atas 900 mdpl dengan agroekosistem yang begitu pas untuk pengembangan kopi arabika. Agroekosistem ini dikenal cocok untuk kopi arabika karena sistem pertanian yang homogen, terlebih di daerah Kintamani.

Daerah ini dikenal memiliki iklim dengan suhu dingin serta kering, ditambah dengan adanya tanah vulkanik yang subur yang dapat dipastikan bisa menghasilkan biji kopi berkualitas tinggi.

Kopi Bali Kintamani, Kopi Asli Indonesia

Biji Kopi Bali Kintamani

Kelebihan lain dari jenis kopi Kintamani ini dikenal juga memiliki reputasi dengan nama “origin coffee” atau kopi asli dari Indonesia. Komoditas kopi ini sudah sukses menembus pasar Jepang, Perancis serta sebagian negara Eropa yang lain.

Kopi Kintamani ini juga menjadi salah satu dari komoditas kopi arabika yang dikenal dengan rasa manis serta lembut. Kopi ini juga dikembangkan dengan metode subak abian, yakni pengembangan yang bisa mendorong pemrosesan jenis kopi secara organik.

Kopi Bali Kintamani Mirip dengan Kopi Jawa

Kopi bali kintamani

Kopi Kintamani ini juga memiliki rasa kopi yang unik dari sekian banyak jenis kopi yang ada di Indonesia, kopi arabika jenis ini cenderung memiliki rasa yang bersahabat karena tidak terlalu pahit. Jenis kopi ini tampak nyaris mempunyai kesamaan dengan kopi Jawa.

Ketidaksamaannya yaitu dari kopi Kintamani Bali yang lebih mempunyai aroma menyengat dibanding dengan kopi Jawa yang cederung didominasi aroma rempah-rempah. Kopi Kintamani juga dapat mempunyai ketidaksamaan bila dibandingkan dengan kopi Mandailing (Sumatera) yang mempunyai tekstur kental lebih tinggi dengan keasaman lebih rendah.

Kopi Bali Kintamani Dibudayakan di Lokasi yang Strategis

Budidaya Kopi Bali Kintamani

Lokasi pengembangan kopi Kintamani Bali ini memiliki iklim yang khas yakni udaranya dingin serta kering dengan fluktuasi temmperatur cukup tinggi. Musim hujan umumnya berjalan 6 sampai 7 bulan, serta musim kemarau antara 4 sampai 6 bulan.

Iklim ini jadi ciri khas tersendiri dari daerah utara Bali, termasuk juga Kintamani. Tanah vulkanik dengan tipe tanah entisol serta inceptisol mempunyai potensi produksi 3.000 ton per tahun. Oleh karena itu, kopi yang dihasilkan di lokasi ini mempunyai kekhasan sendiri serta potensi kwallitas yang tinggi.

Kopi Bali Kintamani Adalah Varietas Unggul yang Telah Teruji

Kopi arabika bali kintamani

Tanaman-tanaman kopi arabika Kintamani terbentuk dari varietas-varietas yang telah diseleksi. Biji kopi yang telah merah dipetik dengan cara manual oleh para petani kopi Kintamani serta diambil lewat cara cermat dengan persentase biji kopi merahnya minimum 95%.

Biji kopi merah itu kemudian di proses dengan cara giling basah, dengan fermentasi sepanjang 12 jam atau 36 jam dan dikeringkan dengan cara alami lewat cara menjemur yang masih konvensional.

Karakteristik kopi kintamani pun sudah diuji klinis secara mendalam sejak 2003. Pada tahun 2003 hingga 2004 serta 2006 sudah diambil beberapa ratus sampel percobaan yang dianalisis oleh beberapa pakar kopi di PPKKI Jember serta penguji di Montpellier, Prancis.

Riset ini menghasilkan data-data yang berkelanjutan sehubungan dengan ukuran biji kopi serta cita rasa dari kopi Kintamani yang pas dan memiliki ciri unik tersendiri.

Kopi Bali Kintamani Memiliki Aroma Buah-buahan

aroma buah kopi bali kintamani

Hasil dari analisis tersebut menunjukkan bahwa kopi Kintamani mempunyai tingkat keasaman normal, mutu serta intensitas aroma yang kuat, dengan dominasi aroma buah-buahan, serta tekstur kekentalan yang juga pas. Ini menjadikan kopi arabika Kintamani mempunyai potensi cita rasa yang tinggi.

Rasa dari kopi Kintamani ini tidak akan memiliki kecacatan, karena para petani kopi Kintamani sudah mempraktikkan prinsip-prinsip yang telah disarankan oleh pakar teknis maupun riset dari pemerintah dan analis.

Selain itu, yang menarik ialah bahwa para petani kopi Kintamani sendiri secara sepakat harus menggunakan cara organik tanpa ada bahan kimia, hal itu dilakukan untuk memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan produksi, serta memenuhi standar produk organik.

Ada pula aturan yang melarang para petani memanen kopi sebelum biji berwarna merah. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas dari kopi Bali Kintamani itu sendiri. Dan jika ada petani yang melanggarnya, maka petani tersebut akan mendapat sangsi sesuai adat yang berlaku.

Loading...

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: