Pengertian dan Contoh Musikalisasi Puisi

PUISI – Pernahkah Anda mendengar sebuah puisi yang dibacakan dengan iringan musik? Bagaimana menurut Anda? Bukankah puisi tersebut menjadi lebih indah? Inilah yang disebut sebagai musikalisasi puisi. Menggabungkan dua karya seni—musik dan puisi—terbukti memberikan sentuhan baru dalam dunia seni. Puisi tidak lagi membosankan, tapi justru menyegarkan dan menginspirasi.

Meskipun terlihat sederhana, menggabungkan seni musik dan puisi tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Diperlukan perpaduan irama, bunyi, dan harmonisasi berbagai aspek untuk mendapatkan sebuah karya seni baru. Jika Anda ingin mengetahui lebih dalam mengenai musik puisi, simak pembahasan tentang pengertian, bentuk dan langkah-langkah dalam musik puisi di bawah ini.

Pengertian Musikalisasi Puisi

pengertian musikalisasi puisi
deathrockstar.club

Anda mungkin telah memahami pengertian puisi yang dimusikalisasi secara global. Namun ternyata para ahli mempunyai definisi yang berbeda terkait istilah yang satu ini. Berikut pengertian musik puisi yang didefinisikan oleh para ahli:

1. Musikalisasi Puisi Menurut Andrie S. Putra

Menurut Andrie, musik puisi merupakan suatu bentuk ekspresi sebuah karya puisi yang melibatkan beberapa unsur seni. Beberapa unsur seni yang dimaksud adalah musik, bunyi, irama, serta gerak tari. Dengan perpaduan berbagai unsur tersebut, tercipta sebuah karya seni baru dengan nuansa yang berbeda.

2. Musikalisasi Puisi Menurut Agus S. Sarjono

Seniman yang satu ini mempunyai definisi berbeda terkait puisi yang dimusikalisasi. Menurut Agus, musik puisi merupakan suatu proses mengubah musikalitas pada puisi sehingga menjadi lebih terasa. Perubahan tersebut membuat karya puisi terdengar seperti musik yang dapat didengar.

3. Musikalisasi puisi Menurut Fikar W. Eda

Definisi lain datang dari Fikar yang menyatakan bahwa musik puisi merupakan bentuk ekspresi lain dari sebuah karya puisi dengan menggunakan unsur bunyi yang lebih kuat. Apabila puisi biasanya dibacakan, musik puisi menyuguhkan ekspresi yang berbeda dengan media musik dan atau instrumen.

4. Musikalisasi Puisi Menurut Danardana

Menurut Danardana, yang dimaksud dengan musik puisi merupakan sebuah kolaborasi antara puisi, musik, dan pentas. Dengan adanya puisi yang dimusikalisasi, seseorang bisa mendapat kesempatan untuk mengapresiasi puisi. Terlebih lagi, seseorang juga mampu mengekspresikan apresiasi terhadap seni di depan umum.

5. Musikalisasi Puisi Menurut Supratman Abdul Rani

Supratman menyatakan bahwa musik puisi adalah suatu upaya untuk menampilkan puisi dengan cara memasukkan unsur musik secara lebih dominan. Adapun tujuan dari memusikalisasi puisi tidak hanya sekedar untuk menampilkan saja, tetapi lebih jauh.

Dari berbagai definisi menurut para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa musik puisi merupakan suatu bentuk karya seni yang mengekspresikan puisi dengan cara lain, yaitu dipadukan dengan instrumen dan musik sehingga membuat puisi tersebut lebih dapat diapresiasi.

BACA:

Unsur dan Bentuk Musikalisasi Puisi

unsur musikalisasi puisi

Setelah mengetahui definisi yang dilontarkan oleh ahli, kini saatnya untuk membahas mengenai unsur-unsur dalam musik puisi. Sesuai dengan definisinya, musik puisi menggabungkan musik dan puisi dalam sebuah pertunjukan seni. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa unsur-unsur dalam musik puisi adalah melodi dan irama sebagai perwakilan dari musik serta lirik sebagai perwakilan dari syair puisi.

Kedua unsur tersebut—melodi dan lirik—tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Ketika berbicara mengenai musik puisi, maka kedua unsur harus dihadirkan agar tercipta harmonisasi yang dapat dinikmati oleh para pendengar.

Bentuk dan Langkah Musikalisasi Puisi

Musik puisi ternyata mempunyai bentuk yang berbeda. Apa saja bentuk yang sering ditampilkan dalam pertunjukan musik puisi?

1. Musik puisi lagu

Bentuk yang satu ini berfokus pada mengubah puisi menjadi syair lagu dengan menggunakan nada diatonis. Nada tersebut kemudian diaransemen dan dikombinasikan dengan musik pengiring. Bentuk yang satu ini cukup sering dipertunjukkan karena mempunyai banyak peminat. Proses perubahan bentuk dari puisi menjadi lagu biasanya dilakukan oleh pencipta lagu yang mempunyai selera puitis.

Proses perubahan tersebut bukanlah hal yang mudah, karena dibutuhkan imajinasi serta keterampilan dalam bermusik. Dengan keterampilan yang mumpuni, sebuah karya puisi bisa berubah menjadi musik puisi yang begitu inspiratif dan bermakna.

2. Musik puisi iringan

Bentuk musikalisasi yang satu ini berfokus pada permainan alat musik. Selain itu, keahlian dalam mengolah vokal juga menjadi kunci penting yang perlu diperhatikan oleh pembaca puisi.

3. Musik puisi total

Yang dimaksud dengan bentuk musik puisi total adalah merubah puisi secara total menjadi bentuk lagu. Dalam perubahan tersebut, puisi dibuat menjadi lebih konkret sehingga menyerupai bentuk musik yang seutuhnya. Dengan mengetahui jenis-jenis bentuk musik puisi, Anda bisa menentukan bentuk mana yang bisa Anda gunakan untuk mengapresiasikan pikiran dan perasaan.

Meskipun ketiga bentuk tersebut mempunyai konsep yang sama, yaitu puisi yang diiringi oleh musik, terdapat perbedaan mendasar. Anda bisa melihat bahwa musik puisi total mengubah puisi secara total, tidak seperti musik puisi iringan.

Langkah-langkah Musikalisasi

jenis seni musik

Beralih menuju langkah-langkah musikalisasi, ada beberapa cara yang bisa Anda aplikasikan untuk membuat musik puisi. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda ambil untuk menciptakan karya seni berupa musik puisi:

1. Menikmati musik puisi

Sebelum menciptakan karya sendiri, ada baiknya untuk mendengarkan dan menikmati musik puisi karya seniman ternama. Sebut saja Ebiet G. Ade atau Bimbo yang terkenal dengan lantunan puisi musikal yang begitu indah dan menyentuh. Dengan mendengarkan karya-karya seniman terkenal, Anda bisa mendapatkan inspirasi untuk menciptakan karya musik puisi sendiri.

Menikmati musik puisi tidak hanya sekedar mendengarkan alunan musik, tetapi juga memahami syair-syair yang dibawakan. Dengan memaknai setiap liriknya, Anda semakin mudah untuk menganalisa unsur-unsur yang terdapat dalam karya seni tersebut seperti maksud dan tujuan penyair.

2. Memilih puisi

Jika Anda telah merasa siap untuk membuat karya seni sendiri, langkah selanjutnya adalah dengan memilih puisi yang tepat untuk dimusikalisasi. Pada prinsipnya setiap puisi bisa dimusikalisasi. Meskipun demikian, mulailah dengan puisi yang sederhana agar pembuatan musik puisi menjadi lebih mudah.

3. Memahami puisi

Ketika telah menemukan pilihan puisi yang cocok untuk dimusikalisasi, Anda perlu memastikan bahwa Anda benar-benar memahami isi dan kandungan puisi tersebut. Dengan memahami puisi, Anda bisa menemukan irama yang pas sesuai dengan lirik yang dimiliki oleh puisi.

Untuk memahami sebuah puisi, Anda bisa berpedoman pada beberapa aspek seperti tema, suasana jiwa penyair, tujuan yang ingin dikemukakan, konsonan atau vokal yang dominan, serta menyortir kata-kata yang sulit dipahami.

4. Menentukan irama

Langkah selanjutnya adalah menentukan irama puisi. Anda bisa menentukan irama, nada, dan tempo sesuai dengan isi dan suasana yang terkandung dalam puisi tersebut. Jika Anda berhasil menemukan irama yang tepat, akan tercipta perpaduan yang menakjubkan antara puisi dengan alat musik.

5. Pertunjukan

Langkah terakhir dalam musikalisasi puisi adalah pertunjukan. Pada tahap ini, Anda telah selesai memadukan puisi dengan musik sesuai dengan bentuk yang Anda inginkan. Ketika menampilkan pertunjukan, unsur yang perlu diperhatikan adalah kejelasan vokal serta ekspresi. Semua kerja keras Anda akan sia-sia apabila tidak mampu membawakan musik puisi dengan baik.

Contoh Musikalisasi Puisi Chairil Anwar “Aku”

“AKU”

Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari

Hingga hilang pedih perih
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi.

(Musikalisasi Puisi Chairil Anwar “AKU”)

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: