farmers insurance progressive insurance car insurance health insurance nationwide insurance erie insurance travelers insurance american family insurance state farm insurance progressive car insurance dental insurance renters insurance insurance aaa insurance auto insurance mercury insurance geico insurance life insurance progressive auto insurance travel insurance car insurance quotes allstate insurance pet insurance homeowners insurance auto insurance quotes insurance quotes usaa insurance progressive insurance login cheap car insurance safeco insurance the general insurance general insurance nationwide pet insurance national general insurance farm bureau insurance infinity insurance usaa car insurance health insurance marketplace liberty mutual insurance foremost insurance insurance companies geico car insurance allianz travel insurance delta dental insurance hartford insurance auto owners insurance amica insurance usaa auto insurance cobra insurance cheap auto insurance

Pengertian Introvert, Extrovert dan Ambivert

Pada dasarnya setiap orang mempunyai kepribadian yang berbeda. Ada manusia yang mempunyai kepribadian terbuka (ekstrovert), dan ada pula manusia yang mempunyai kepribadian tertutup (introvert). Namun, tahukah Anda bahwa ada tipe kepribadian ketiga yang disebut sebagai ambivert? Jika ini adalah hal baru untuk Anda, simak pembahasan mengenai pengertian introvert, extrovert, dan ambivert.

Introvert, extrovert, dan ambivert merupakan tipe kepribadian yang berbeda. Setiap kepribadian mempunyai ciri khas tertentu sehingga membedakannya dengan kepribadian lain. Secara garis besar, introvert dan extrovert merupakan kepribadian yang saling berlawanan sesuai dengan karakteristiknya. Sementara, ambivert adalah garis tengah antara introvert dan extrovert.

Pengertian Introvert, Extrovert, dan Ambivert Serta Karakternya

Sebelum membahas lebih jauh mengenai pengertian masing-masing tipe kepribadian, ada baiknya untuk mengetahui bahwa istilah introvert, extrovert dan ambivert pertama kali dipopulerkan oleh Car Gustav Jung, seorang psikolog terkenal yang berasal dari Swiss. Jung berpendapat bahwa tolok ukur yang digunakan untuk menganalisa psikologi seseorang adalah dengan mengetahui sifat individual mereka.

Setiap orang mempunyai sisi extrovert dan introvert dalam kepribadiannya. Hanya saja, salah satu sisi akan muncul dengan lebih dominan dalam karakter seseorang. Sisi dominan tersebut yang nantinya akan ditentukan sebagai tipe kepribadian seseorang, apakah termasuk ke dalam kategori introvert atau extrovert. Simak pembahasan di bawah ini untuk mengetahui masing-masing tipe kepribadian.

Pengertian Introvert

pengertian introvert

Menurut Jung, introvert merupakan karakter atau sikap seseorang yang mempunyai orientasi subjektif secara mental dalam menjalani hidup. Pada umumnya, orang akan menilai seseorang yang mempunyai kepribadian introvert sebagai seseorang yang tertutup. Hal ini dikarenakan tipe introvert memang suka menyendiri dan menyukai kondisi tenang.

Seseorang dengan tipe introvert juga cenderung menjauhi interaksi dengan orang banyak dan hal-hal baru. Aktivitas yang dilakukan oleh introvert bersifat soliter seperti menulis, membaca, menonton film, memancing, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, karakter introvert mencoba melakukan berbagai aktivitas sendiri tanpa intervensi orang lain.

Karakter introvert cenderung diremehkan oleh masyarakat karena sifatnya yang suka menyendiri. Di sisi lain, ternyata sosok introvert juga mampu menjalani kehidupan layaknya extrovert bahkan tak sedikit introvert yang meraih keberhasilan. Banyak penemu, peneliti, penulis, hingga seniman yang mempunyai karakter kepribadian introvert. Mereka bisa berkarya dan menghabiskan banyak waktu seorang diri.

Tidak hanya itu, introvert juga mempunyai kemampuan yang lebih baik dalam menganalisa hal-hal yang dianggap rumit oleh sosok extrovert. Introvert juga mampu berkonsentrasi dengan baik ketika memecahkan masalah.

Tahukah Anda? Anggapan bahwa sosok introvert cenderung pemalu ternyata tidak tepat. Pada dasarnya introvert dan sifat pemalu adalah dua hal yang berbeda. Sosok introvert memang senang melakukan aktivitas sendiri tetapi tidak segan untuk berinteraksi dengan orang lain apabila dibutuhkan. Lain halnya dengan sifat pemalu, mereka cenderung merasa segan untuk berinteraksi sosial.

Ciri-ciri Introvert

Bagaimanakah karakter atau ciri yang melekat pada sosok introvert? Untuk menentukan apakah seseorang mempunyai kepribadian introvert, Anda perlu mengetahui berbagai ciri introvert. Berikut ini 10 ciri yang ada pada sosok introvert:

  • Pendiam, suka menyendiri
  • Tidak suka nada dering ponsel
  • Tidak menyukai basa-basi
  • Lama ketika membalas pesan
  • Tidak suka keramaian
  • Nyaman dengan sedikit orang
  • Suka mengamati keadaan sekitar
  • Suka menulis
  • Berpikir sebelum berbicara
  • Pandai menebak karakter orang

Dari ciri-ciri yang telah disebutkan di atas, Anda bisa menganalisa apakah seseorang tergolong introvert berdasarkan tingkah laku kesehariannya. Namun, Anda tidak berhak untuk melakukan penilaian apapun karena kepribadian introvert memang mempunyai karakter yang unik. Mereka mempunyai kehidupan yang sama dengan extrovert atau ambivert, hanya saja mereka memilih cara lain untuk menikmatinya.

Saran untuk Kepribadian Introvert

Apabila Anda merasa mempunyai kepribadian introvert, Anda mungkin merasa adanya diskriminasi dari orang-orang sekitar atau masyarakat. Hal ini dikarenakan sifat Anda yang cenderung tertutup. Berikut ini adalah hal-hal yang bisa Anda jadikan masukan untuk menjalani hidup sebagai seorang introvert:

1. Percaya diri

Jangan terlalu memikirkan apa yang dikatakan oleh orang lain. Selama Anda merasa tidak melanggar aturan, lakukan apa yang menurut Anda menyenangkan. Membaca, menulis, atau berkebun bukanlah hal yang buruk untuk menghabiskan waktu.

2. Lakukan interaksi sederhana

Meskipun Anda merasa nyaman dalam kesendirian, ada baiknya untuk tetap berinteraksi sosial dengan orang sekitar. Tersenyum dan menyapa ketika berpapasan dengan orang bisa membuat Anda terlihat lebih ramah.

3. Libatkan diri dalam kegiatan sosial

Menjadi seorang introvert bukan berarti Anda harus menyendiri setiap saat. Untuk menghindari stigma negatif dari orang banyak, sebaiknya libatkan diri Anda dalam kegiatan atau organisasi sosial. Hal ini bermanfaat untuk mengembangkan diri Anda.

Pengertian Extrovert

pengertian extrovert

Secara mudah, extrovert merupakan karakter yang berbanding terbalik dengan introvert. Apabila sosok introvert lebih senang menyendiri, sosok extrovert menyukai keramaian dan senang berinteraksi dengan banyak orang. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan sosok extrovert didominasi oleh sifat yang menyenangkan yang berasal dari luar diri mereka.

Berada di kerumunan dan berinteraksi dengan banyak orang merupakan hal yang menyenangkan menurut extrovert. Sebaliknya, extrovert akan merasa bosan apabila dalam kondisi sendiri dan kesepian. Karakter kepribadian yang satu ini juga cenderung lebih bersemangat apabila melakukan kegiatan yang interaktif. Mereka mempunyai kemampuan untuk mencairkan suasana dengan candaan atau obrolan ringan.

Ciri-ciri Extrovert

Sosok dengan kepribadian extrovert cenderung mudah diidentifikasi. Anda bisa mengatakan bahwa seseorang tergolong ke dalam kategori extrovert hanya dengan melihatnya berinteraksi atau mendengarkan cara berbicaranya. Lebih dalam lagi, berikut adalah ciri-ciri yang muncul pada diri extrovert:

  • Selalu bersemangat dan antusias
  • Mudah bergaul
  • Senang bersosialisasi dan berinteraksi
  • Spontan dalam bertindak
  • Senang menjadi pusat perhatian
  • Pandai mencairkan suasana
  • Percaya diri
  • Senang berbicara
  • Tegas dan sigap
  • Senang bekerja dalam kelompok

Sosok extrovert dinilai sebagai pribadi yang menyenangkan karena pembawaannya yang terlihat selalu ceria dan bersemangat. Dibandingkan dengan introvert, masyarakat memang lebih menyukai sosok extrovert. Meskipun demikian, bukan berarti kepribadian extrovert lebih unggul dari kepribadian lainnya. Bisa dikatakan bahwa mereka lebih ekspresif sehingga membuat suasana menjadi lebih hidup.

Saran untuk Kepribadian Extrovert

Namun tak jarang sosok extrovert justru sering mendapat masalah. Hal ini tidak terlepas dari sifat mereka yang cenderung spontan dalam berbicara dan bersikap. Apabila berada pada lingkungan yang disukai, terkadang sosok extrovert berbicara, bersikap dan bercanda secara berlebihan sehingga menimbulkan masalah. Berikut ini hal-hal yang menjadi saran bagi sosok extrovert:

1. Luangkan waktu untuk menyendiri

Sosok extrovert menyukai keramaian dan merasa tidak nyaman dalam kesendirian. Namun, Anda perlu sesekali meluangkan waktu untuk menyendiri. Pergunakan waktu tersebut untuk introspeksi diri. Ingat-ingat apakah ucapan atau sikap Anda pernah menyakiti orang lain. Dengan demikian, Anda tidak akan bersikap melampaui batas.

2. Berpikir sebelum berbicara dan bertindak

Hal ini memang cukup sulit dilakukan oleh sosok extrovert karena sifat spontan yang mereka miliki. Namun Anda bisa berlatih untuk mengendalikan diri agar tidak terlalu reaktif dalam menanggapi sesuatu. Jangan sampai Anda terjebak masalah karena sikap Anda sendiri.

3. Kurangi bicara

Salah satu hal yang menjadi kekurangan extrovert adalah terlalu banyak bicara dan sedikit mendengar. Sikap seperti ini membuat Anda kurang cocok dijadikan sebagai tempat untuk berbagi masalah atau curhat. Dalam kondisi tertentu, kurangi bicara dan perbanyak mendengar meskipun Anda mempunyai begitu banyak hal untuk dibicarakan.

Pengertian Ambivert

pengertian ambivert

Ambivert mungkin terdengar asing di telinga Anda. Pada dasarnya ambivert merupakan garis tengah antara introvert dan extrovert. Sosok ambivert mempunyai karakter introvert dan extrovert sekaligus, hanya saja terkadang salah satu kepribadian mungkin sedikit lebih mendominasi. Terkadang sosok ambivert juga menunjukkan kekurangan serta kelebihan yang dimiliki oleh introvert dan extrovert.

Mengidentifikasi kepribadian ambivert memang sedikit lebih sulit dibandingkan dengan introvert dan extrovert. Hal ini dikarenakan kepribadian ini merupakan gabungan dari keduanya. Apabila seseorang senang bersosialisasi tapi di sisi lain membutuhkan waktu untuk menyendiri dan tidak suka jika privasinya diganggu, maka ini bisa menjadi ciri kepribadian ambivert.

Ciri-ciri Ambivert

Seseorang dengan kepribadian ambivert mempunyai beberapa ciri unik yang merupakan kombinasi antara extrovert dan introvert. Berikut ini ciri ambivert yang perlu Anda ketahui:

  • Senang berada di tengah kerumunan
  • Kepribadian menyesuaikan lawan bicara
  • Tidak suka jika terlalu lama menyendiri
  • Tidak selalu diam
  • Terkadang suka dengan percakapan yang mendalam
  • Tidak suka jika privasi diganggu

Dari ciri-ciri di atas, dapat disimpulkan bahwa sosok ambivert mempunyai karakter extrovert yang suka keramaian tetapi juga terpengaruh oleh introvert yang memiliki batasan-batasan privasi. Apabila ambivert mempunyai satu kepribadian yang dominan, maka cukup sulit untuk mengatakan bahwa sosok tersebut adalah ambivert.

Kelebihan Kepribadian Ambivert

Terlepas dari karakter ambivert, tipe kepribadian yang satu ini ternyata mempunyai banyak kelebihan. Apabila sosok ambivert menyadari keunikan dari kepribadian yang dia miliki dan mampu mengoptimalkannya, maka akan nampak berbagai kelebihan berikut:

1. Pandai menyesuaikan diri

Seorang ambivert bisa bergaul secara baik dengan karakter extrovert maupun introvert. Hal ini dikarenakan dalam dirinya mempunyai karakter yang serupa dengan kedua kepribadian tersebut. Dengan demikian, ambivert lebih mudah untuk menyesuaikan diri sehingga membuat lawan bicara menjadi nyaman.

2. Mampu bekerja secara kelompok dan individu

Sosok ambivert tidak mempunyai masalah jika harus bekerja secara kelompok maupun individu. Bagi ambivert, bekerja kelompok maupun individu sama-sama menyenangkan karena tidak bertentangan dengan karakter kepribadian yang dimiliki. Artinya mereka tidak terlalu tergantung pada orang lain tetapi juga mampu berkoordinasi dengan baik.

3. Berpotensi menjadi pemimpin

Seseorang yang mempunyai kepribadian ambivert cenderung pandai menempatkan diri jika dibandingkan dengan extrovert dan introvert. Dengan demikian, ambivert dipandang lebih mampu untuk mengemban tugas kepemimpinan karena mampu menyesuaikan diri dengan kondisi apapun.

Singkatnya, setiap kepribadian itu unik. Baik introvert, extrovert, dan ambivert mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga kurang bijak apabila menilai kepribadian tertentu lebih unggul atau lebih buruk daripada kepribadian yang lain. Setelah mengetahui pengertian introvert, extrovert, dan ambivert kini Anda bisa menganalisa tipe kepribadian apa yang Anda miliki.

Category:
General