Pengertian Seni, Fungsi dan Macam-macamnya Menurut Para Ahli

SENI – Istilah seni mungkin sudah sangat akrab di telinga Anda. Namun tahukah Anda pengertian seni yang sesungguhnya? Berbicara tentang seni berarti berbicara tentang sebuah ekspresi perasaan dan pikiran sehingga menghasilkan suatu karya tertentu. Ada bermacam cara yang biasa digunakan untuk mengekspresikan diri, meliputi tarian, gerakan, lukisan, suara, dan lain sebagainya.

Apakah seni hanya sebatas bentuk ekspresi yang diciptakan oleh manusia? Lebih dari itu, ternyata seni mempunyai pengertian yang jauh lebih luas daripada sekedar ekspresi perasaan atau pikiran. Bahkan para ahli mempunyai definisi yang berbeda mengenai seni. Dapatkan informasi lebih lanjut mengenai seni, tujuan, hingga macam-macam seni di bawah ini.

Pengertian Seni Menurut Para Ahli

pengertian seni menurut ahli
www.makintahu.com

Secara bahasa, seni berasal diambil dari bahasa Sanskerta “Sani” yang berarti persembahan, pemujaan, atau pelayanan. Dari pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa seni mempunyai kaitan yang sangat erat dengan berbagai upacara keagamaan nenek moyang yang pada akhirnya disebut sebagai kesenian. Bagaimana pengertian menurut para ahli?

1. Pengertian Seni Menurut Aristoteles

Aristoteles mendefinisikan seni sebagai bentuk penampilan dan ungkapan yang tidak menyimpang dari kenyataan. Dengan kata lain, seni hanyalah meniru alam. Pengertian tersebut cukup masuk akal karena pada dasarnya alam memberikan inspirasi dan kontribusi yang begitu besar pada penciptaan sebuah karya seni.

2. Pengertian Seni Menurut Plato

Hampir sama dengan Aristoteles, Plato juga mengemukakan pendapat mengenai definisi seni. Menurut Plato, seni merupakan hasil tiruan alam. Itu berarti pencipta karya seni mengambil inspirasi dari alam untuk kemudian dituangkan dalam sebuah karya.

3. Pengertian Seni Menurut Thomas Munro

Pengertian lain disampaikan oleh Thomas Munro. Menurutnya, seni merupakan suatu alat yang dibuat oleh manusia demi menimbulkan efek psikologis pada manusia lain yang melihatnya. Pendapat tersebut masuk akal karena sebuah karya seni mungkin memberikan kesan khusus secara psikologis bagi siapa saja yang menyaksikannya. Tidak heran, banyak seniman yang menyelipkan pesan khusus pada karyanya.

4. Pengertian Seni Menurut Sudarmaji

Seniman Indonesia juga mempunyai definisi yang berbeda mengenai seni. Menurut Sudarmaji, seni merupakan manifestasi batin serta pengalaman estetis manusia yang menggunakan bidang, garis, tekstur, volume, warna, dan gelap terang. Pengertian tersebut mengacu pada karya seni yang dapat dilihat secara visual.

5. Pengertian Seni Menurut Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara mendefinisikan seni sebagai hasil keindahan yang dapat mempengaruhi seseorang melalui penglihatannya. Beliau juga berpendapat bahwa seni merupakan suatu perbuatan yang dapat dipengaruhi oleh perasaan serta dapat menimbulkan perasaan yang indah.

Setelah mengetahui berbagai pengertian seni menurut para ahli, Anda juga perlu mengetahui fungsi dari seni. Anda mungkin mengira bahwa seni berfungsi untuk menyalurkan pikiran dan perasaan. Anda juga mungkin berpendapat bahwa seni berfungsi untuk mempengaruhi perasaan setiap orang yang melihatnya. Lantas, apa sebenarnya yang menjadi fungsi seni?

BACA:

Fungsi Seni

fungsi seni

Secara umum, seni berfungsi sebagai cara penyampaian atau ekspresi seseorang kepada orang lain dalam lingkungannya. Fungsi seni sendiri dapat dibedakan menjadi dua kelompok yang meliputi fungsi bagi individu dan fungsi bagi sosial. Simak perbedaan kedua fungsi tersebut.

1. Fungsi Seni Bagi Individu

Dalam hal ini, seni berfungsi untuk memenuhi kebutuhan seniman baik kebutuhan lahir maupun kebutuhan batin untuk menyalurkan ide-ide yang dimiliki. Adapun beberapa bentuk kebutuhan tersebut antara lain:

a. Kebutuhan fisik

Pada dasarnya manusia diciptakan dengan kecakapan serta apresiasi pada keindahan. Seni dianggap mampu memenuhi kebutuhan fisik karena mampu menciptakan berbagai benda yang mempunyai nilai seni. Penciptaan tersebut juga dapat memberikan kenyamanan untuk orang lain.

b. Kebutuhan emosional

Setiap manusia mempunyai emosi dan perasaan yang berbeda-beda seperti senang, sedih, marah, haru, cinta, dan benci. Keseluruhan emosi tersebut dapat diluapkan dalam bentuk karya seni seperti lukisan atau musik. Hanya dengan melihat karya tersebut, seseorang dapat menentukan jenis emosi yang sedang dirasakan oleh sang seniman.

2. Fungsi Seni Bagi Sosial

Tidak hanya berfungsi bagi individu, seni juga mempunyai peranan penting dalam hal yang berkaitan dengan sosial dan lingkungan. Seni dianggap mampu memenuhi kebutuhan sosial sebagai berikut:

a. Media agama

Beberapa agama menggunakan karya seni sebagai cara menyampaikan pesan agama kepada para pemeluknya. Hal ini tercermin dari upacara keagamaan, upacara kematian, lagu rohani, hingga kaligrafi. Contoh konkrit dari seni sebagai media agama adalah relief yang dapat ditemukan di Candi Borobudur dan Prambanan. Relief tersebut merupakan ilustrasi dari kitab suci mereka.

b. Media pendidikan

Ternyata seni juga mampu memenuhi kebutuhan dalam dunia pendidikan. Melalui seni, seorang individu dapat belajar mengenai ilmu pengetahuan dengan lebih menyenangkan. Aplikasi musik atau drama dalam proses pembelajaran terbukti efektif untuk membuat siswa lebih tertarik dan memahami materi yang sedang disampaikan.

c. Media informasi

Penyampaian informasi melalui poster, pamflet atau brosur merupakan aplikasi nyata dari karya seni. Hal ini membuktikan bahwa karya seni mampu memenuhi kebutuhan sosial, utamanya dalam proses penyampaian informasi kepada masyarakat luas.

d. Media hiburan

Sudah tidak diragukan lagi bahwa seni merupakan salah satu media hiburan. Sebagian besar pelaku hiburan menggunakan karya seni berupa lagu, lukisan, film, dan lain sebagainya. Berbagai karya tersebut dapat tercipta sebagai hasil dari ekspresi dan pikiran seseorang.

Macam-Macam Seni

jenis seni musik

Pada dasarnya sebuah karya seni dapat dinikmati melalui beberapa cara, yaitu dilihat (visual), didengar (audio), maupun kombinasi dari keduanya (audio visual). Secara umum, seni terbagi menjadi 5 kelompok antara lain:

1. Seni Musik

Seni musik dapat dinikmati melalui pendengaran karena menggunakan unsur bunyi sebagai unsur utama. Dalam seni musik dikenal beberapa unsur seperti melodi, harmonisasi, dan notasi. Untuk menciptakan sebuah karya seni musik, diperlukan alat musik yang dapat diciptakan atau justru berasal dari manusia itu sendiri.

2. Seni Rupa

Seni rupa dapat dinikmati melalui penglihatan. Seni jenis ini berfokus pada penciptaan hasil karya visual seperti gambar, lukisan, patung, multimedia, kerajinan tangan (kriya), maupun karya seni lainnya. Untuk menciptakan karya seni rupa diperlukan kombinasi berbagai alat dan bahan.

3. Seni Tari

Seni tari berfokus pada gerakan tubuh untuk menciptakan keindahan. Seorang penari mempunyai pesan yang ingin disampaikan melalui gerakan tari yang dibuatnya. Secara umum seni tari biasa dikombinasikan dengan seni musik untuk menambah kesempurnaannya.

4. Seni Sastra

Jenis seni yang satu ini dapat dinikmati melalui penglihatan dan pendengaran. Seni sastra yang disampaikan secara lisan seperti puisi dapat dinikmati melalui pendengaran (audio art). Pembacaan puisi sendiri terkadang diiringi dengan permainan alat musik sehingga dinamakan musikalisasi puisi.

Sementara itu, karya sastra yang berupa tulisan atau kaligrafi dapat dinikmati melalui penglihatan (visual art). Karya seni ini biasanya melibatkan berbagai unsur untuk menciptakan sebuah karya yang indah dengan pesan yang tersimpan di dalamnya.

5. Seni Teater

Seni teater merujuk pada karya seni yang memvisualisasikan imajinasi yang berhubungan dengan perilaku hidup manusia. Seni teater menggabungkan beberapa kemampuan dasar seperti menciptakan naskah, memahami karakter, hingga mengekspresikan karakter yang dimainkan.

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: