Posisi Tidur Ibu Hamil yang Baik Agar Tidur Berkualitas

Setelah sebelumnya saya membahas obat batuk untuk ibu hamil, kali ini saya akan membahas mengenai posisi tidur ibu hamil yang baik dan benar agar tidur berkualitas.

Posisi tidur ibu hamil tidak boleh disepelekan. Janin dalam kandungan yang semakin membesar tentunya dapat membuat ibu hamil menjadi serba salah dalam posisi tidurnya.

Posisi tidur ibu hamil yang salah dapat berdampak pada kesehatan tubuh seperti nyeri otot, pembengkakan pada kaki, penurunan / peningkatan tekanan darah dan mendengkur.

Oleh karenanya sangat dianjurkan bagi ibu hamil mencari pengetahuan tentang hal ini untuk kesehatannya. Tidak hanya dalam masalah tidur saja, tapi hal-hal lain yang berkaitan dengan kesehatan ibu hamil juga sangat penting untuk diketahui.

Baca:

Posisi Tidur Ibu Hamil yang Baik

Posisi tidur ibu hamil
Ilustrasi via alamsehat.com

Tidur adalah istirahat yang paling pokok bagi manusia, tak terkecuali untuk ibu hamil. Namun posisi janin yang semakin besar membuat ibu hamil kesulitan untuk tidur yang nyaman dan berkualitas.

Ada beberapa posisi tidur untuk ibu hamil yang disarankan agar tidur berkualitas dan istirahat maksimal. Di anataranya adalah:

  1. Miring ke kiri
  2. Menghindari tidur terlentang
  3. Menggunakan bantal khusus ibu hamil

Miring ke Kiri

Beberapa ahli mengatakan bahwa posisi tidur yang baik untuk ibu hamil adalah dengan menyamping ke kiri. Tujuan dari posisi tidur ini adalah untuk memperlancar sirkulasi aliran darah. Posisi tidur seperti ini dapat memperlancar aliran darah menuju ke jantung, rahim, janin dan ginjal.

Selain itu, posisi tidur menyamping ke kiri ini juga dapat membuat andomen perut menjadi lebih nyaman serta tidak menekan organ hati yang berada disebelah kanan.

Posisi tidur menyamping kiri ini juga dapat mengurangi pembengkakan pada pergelangan kaki, tangan dan kaki itu sendiri. Hal ini terjadi karena ginjal bisa leluasa dalam bekerja membuang cairan dan zat sisa dalam tubuh. Karena tidak baik jika ginjal menahan cairan dan zat sisa dari tubuh.

Menghindari Tidur Terlentang

Setelah kehamilan memasuki usia trimester kedua, ibu hamil disarankan agar tidak tidur dalam keadaan terlentang, terutama setelah memasuki bulan kelima.

Karena jika ibu hamil tidur pada posisi terlentang maka vena cava inferior dan pembuluh darah utama bisa meningkat, dan ini tidak bagus karena bisa menghambat peredaran darah kedalam tubuh termasuk ke janin.

vena cava inferior yang mengalami tekanan dapat memicu terjadinya pembengkakan pada edema atau bagian tubuh. Vena cava inferior merupakan pembuluh balik besar bawah yang berada di belakang perut bawah.

Vena cava inferior ini bertugas membawa darah kotor tubuh bagian bawah menuju jantung. Oleh sebab itulah tidak bagus jika vena cava inferior dan pembuluh darah utama ini meningkat.

Menggunakan Bantal Khusus Ibu Hamil

 

Bantal dapat digunakan sebagai alat bantu untuk posisi tidur ibu hamil yang nyaman. Apabila ibu hamil merasakan sesak nafas/ bernafas pendek, letakkanlah bantal disebelah bawah sisi samping tubuh. Hal ini bertujuan untuk menaikkan posisi dada.

Dan jika ibu hamil merasakan sakit di bagian ulu hati, maka letakkanlah bantal di bagian kepala supaya posisi tubuh bagian atas jadi lebih tinggi.

Ibu hamil juga bisa tidur dengan posisi setengah duduk agar asam lambung tidak naik. Dan untuk menyangga tubuh agar tetap pada posisi yang menyamping ke kiri, ibu hamil bisa mengganjal menggunakan bantal pada bagian perut dan punggung.

Bantal Ibu Hamil yang didesain khusus juga bagus digunakan untuk membuat posisi tidur ibu hamil menjadi lebih nyaman.

Meskipun demikian, beberapa ahli menyatakan bahwa tidak perlu terlalu memusingkan untuk masalah posisi tidur ibu hamil yang bagus, disarankan dari masing-masing ibu hamil untuk memilih sendiri posisi tidur yang dirasa nyaman.

Tips Tidur Ibu Hamil Agar Tidur Berkualitas

Posisi Tidur Ibu Hamil
Ilustrasi via cosmomom.net

Sangatlah wajar jika ibu hamil sulit tidur dengan nyenyak di malam hari. Hal ini terjadi karena adanya berbagai gangguan di malam hari seperti sseringnya buang air kecil, merasa sesak nafas, jantung berdebar karena terjadi peningkatan detak jantung, kram kaki dan sakit punggung, konstipasi dan rasa sakit di bagian ulu hati.

Selain hal itu, stress juga mengakibatkan ibu hamil susah untuk bisa tidur dengan nyenyak. Oleh sebab itu, agar tidur ibu hamil berkualitas, cobalah beberapa tips dibawah ini:

  • Buatlah rutinitas bangun tidur di waktu yang sama setiap hari.
  • Hindari melakukan olahraga berat saat menjelang waktu tidur.
  • Lakukan relaksasi menjelang tidur, bisa dilakukan dengan minum susu hangat campur madu.
  • Hindari minum kopi, teh atau minuman yang mengandung soda (minuman yang mengandung kafein).
  • Ikutilah senam hamil dengan rutin. Senam ini selain dapat membuat tubuh menjadi lebih bugar, pertemuan antar sesama ibu hamil bisa menjadi sebuah kesempatan untuk berbagi cerita serta mengurangi kecemasan.
  • Apabila mengalami kram di bagian kaki hingga terbangun dari tidur, cobalah untuk menyandarkan kaki ke dinding, tekan dengan keras agar kram berkurang.

Selain memperhatikan posisi tidur ibu hamil agar nyaman, pastikan juga kebutuhan kalsium ibu hamil tercukupi untuk mengurangi resiko kram pada kaki. Selain itu, nutrisi-nutrisi lain dari buah, sayuran dan susu juga perlu untuk dikonsumsi dengan seimbang.

Rutin melakukan pemeriksaan kehamilan pada dokter kandungan juga sangat penting untuk memantau kondisi kesehatan janin dan ibu hamil.

Satu pemikiran pada “Posisi Tidur Ibu Hamil yang Baik Agar Tidur Berkualitas

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: