Pengertian Nama Rumah Adat Bali & Filosofinya

Seperti rumah adat pada kebanyakan suku di Indonesia, Rumah adat Bali juga memiliki nama atau sebutan yang berisikan sebuah makna dan filosofi yang telah dianut turun temurun oleh masyarakat Bali pada umumnya.

Tidak hanya nama rumah adat bali saja, tarian bali, makanan khas bali, Kopi Kintamani Bali yang khas bahasa bali serta juga suku bali menjadi kesatuan yang khas pada masyarakat bali yang tetap dipertahankan secara turun temurun

Apakah Nama Rumah Adat Bali

Nama Rumah adat Bali dikenal dengan “Gapura Candi Bentar“, sebuah rumah adat yang didalamnya memiliki banyak bangunan-bangunan pendukung sebagai kesatudan dari Gapura Candi Bentar.

Pada bagian depan terdapat gapura yang merupakan dua bangunan candi yang sejajar. Ini adalah, untuk masuk ke area halaman rumah.

Di bagian depan rumah, setelah memasuki gapura candi bentar, biasanya terdapat Pura atau tempat ibadah umat Hindu. Pada Gapura Candi Bentar biasanya juga terdapat anak tangga dan pagar besi yang terhubung dengan gapura.

Sementara letak Pura, biasanya terpisah dari bangunan lainnya. Hampir setiap rumah adat di Bali memiliki Gapura Candi Bentar di bagian depan rumah mereka.

Aturan pembagian rumah adat Bali disebut Asta Kosala Kosali. Secara filosofi dapat diartikan sebagai terbangunnya keselarasan dan kedinamisan dalam hidup apabila tercapai dalam suatu hubungan yang harmonis.

Terdiri dari bebatuan yang disusun dan diukir atau dipahat hingga membentuk sebuah seni berdasar religi. Terdapat patung-patung dan ornamen khas Bali sebagai simbol dari mayoritas keyakinan kebanyakan masyarakat asli Bali.

Gapura Candi Bentar

mainananak2016.blogspot.com

Rumah adat Bali adalah salah satu keragaman budaya di Indonesia dan dapat ditemukan saat anda berkunjung ke Bali, yang masih dipertahankan hingga saat ini oleh masyarakat Bali.

Tidak heran jika banyak orang yang menyambangi Bali untuk menikmati keindahan alam dan ragam budayanya. Rumah adat asli Bali mudah ditemukan karena masyarakat Bali masih benar-benar menjaga tradisi leluhur sampai sekarang.

Filosofi Masyarakat Bali

Menurut Filosofi di masyarakat Bali, mereka percaya bahwa hidup tidak perlu kaku dan tingkat kedinamisan masyarakat Bali akan menjadi nyata jika keselarasan hubungan harmonis antara prahyangan, pelemahan dan pawongan.

Pengertian Pawongan, Pawongan berarti adalah orang-orang yang menempati rumah tersebut, orang-orang didalam rumah diharapkan bisa haromonis.

Pengertian Pelemahan, Pelemahan berarti adalah adanya keselarasan antara penghuni didalam rumah dan dengan lingkungan sekitarnya.

Arsitektur & Ciri Khas Rumah Adat Bali

Sekarang ini banyak orang yang mengadopsi arsitektur rumah adat tradisional Bali untuk hunian mereka sedangkan rumah tradisional Bali menurut sejarah tercantum dalam kitab suci Weda.

Arsitektur tradisonal rumah adat tradisional Bali memiliki strutktur bangunan, fungsi, dan ornamen yang diwariskan secara turun temurun dan kearifan lokal tersebut masih terjaga sampai sekarang.

Menurut kepercayaan mereka, rumah adat ini ada miniatur alam semesta yang menjadi tempat aktivitas manusia.

Ada aturan khusus terkait pembangunan rumah adat tradisional Bali ini, seperti letak bangunan, arah desain, dimensi pekarangan, konstruksi, dan struktur bangunan harus dibikin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tidak heran jika kita melancong ke Bali akan dengan mudah menemukan rumah khas Bali, kendati Pulau Dewata sudah digempur oleh moderenitas dan juga pendatang dari berbagai negara.

Macam Bagian Rumah Adat Bali Beserta Makna dari Setiap Bangunannya

Selain tempat ibadah dan Gapura Candi Bentar, ada beberapa bagian rumah adat yang sudah diatur khusus dalam kitab suci mereka. Apa saja bangunan yang menjadi ciri khas rumah adat Bali?

1. Angkul-Angkul

angkul angkul rumah adat bali

Ini adalah pintu masuk utama sebelum masuk rumah. Sebetulnya hampir sama dengan Gapura Candi Bentar, fungsinya adalah sebagai pintu masuk.

Akan tetapi sebagai pembeda, pada angkul-angkul ini terdapat atap yang menghubungkan kedua bangunan yang letaknya sejajar.

2. Aling-Aling

aling aling rumah adat bali

Disebut juga pembatas antara angkul-angkul dengan halaman atau tempat suci. Aling-aling juga diyakini memberikan aura positif.

Dinding pembatas itu disebut juga penyengker yang di dalamnya terdapat ruangan untuk beraktivitas penghuninya. Ada pula yang menggunakan patung sebagai penyengker atau pembatas tersebut.

3. Pura Keluarga

pura keluarga rumah adat bali

arsitag.com

Hampir setiap rumah di bali memiliki Pura kecil atau Pura keluarga yang disebut juga bangunan sanggah atau pamerajan.

Biasanya terletak di sudut timur laut dari rumah huni, para penghuni rumah biasa beribadah dan berdoa di Pura tersebut.

4. Rumah Adat Bale Manten

Rumah Adat Bale Manten

satujam.com

Ruangan ini adalah kamar bagi kepala keluarga atau anak gadis. Terletak di sebelah utara, berbentuk persegi panjang, dan terdapat bale-bale di sebelah kanan dan kirinya. Anak gadis di Bali memang benar-benar diperhatikan oleh keluarga di Bali.

5. Bale Dauh

Bale Dauh Bali

Ini merupakan tempat masyarakat Bali menerima tamu, bisa juga digunakan sebagai kamar tidur anak remaja. Sama dengan Bale Manten, Bale Dauh berbentuk persegi panjang serta hanya saja bale-nya terdapat di bagian dalam ruangan.

Bale Dauh terletak di sisi barat dengan posisi lantai lebih rendah ketimbang Bale Manten. Ciri khas lain dari Bale Dauh adalah tiang peyangga, namun jumlahnya berbeda antara rumah satu dengn lainnya.

6. Bale Sekapat

Bale Sekapat Bali

adatindonesia.com

Bangunan ini mirip dengan gazebo dengan empat tiang. Tempat ini biasa untuk bersantai keluarga. Berkumpul dan bersantai di tempat ini menyenangkan sekali dan membuat keluarga semakin akrab dan harmonis.

7. Bale Gede

Bale Gede Bali

Ruangan ini biasa digunakan untuk pelaksanaan upacara adat. Letaknya di sebelah timur, berbentuk persegi dengan jumlah tiang 12 dan terdapat bale di sisi kanan dan kiri. Posisi Bale Gede lebih tinggi ketimbang bale manten.

8. Pawaregen

Ini adalah istilah untuk dapur rumah adat di Bali. Letaknya di sebelah selatan atau barat laut rumah utama dengan dua area yaitu untuk memasak dan menyimpan alat-alat dapur.

Jika dilihat secara seklias memang cukup memiliki kesamaan dengan sebagian besar Rumah Adat di Jawa Barat, Rumah Adat di Jawa Tengah dan juga Rumah Adat di Jawa Timur.

Jika Anda berkunjung ke Bali, sempatkan untuk melihat keunikan rumah adat Bali, apalagi jika sudah tahu nama rumah adat Bali terelebih dahulu serta fungsi dan kegunaan pada setiap bangunannya. ~ Elizato.com

Category:
Budaya
Tags: