Mengenal Seni Kriya: Pengertian, Contoh dan Fungsinya

KARYA SENI – Pengertian seni kriya adalah karya seni yang dihasilkan dari kreatifitas dan keterampilan tangan manusia (handskill). Bukan kreasi tangan biasa, tetapi sebuah kreasi seni yang menjunjung tinggi nilai estetika dengan tetap memprhatikan nilai fungsionalnya.

Seni kriya mungkin terdengar kurang familiar jika dibandingkan dengan seni musik, seni tari dan cabang seni lain yang lebih terkenal. Namun jika ditampilkan contoh nyata dari cabang seni ini, pasti anda tidak akan merasa bingung karena hasil seni ini banyak dijumpai di kehidupan nyata. Cabang seni ini menghasilkan berbagai karya seni yang dibuat dengan menggunakan keterampilan tangan (hand skill).

Tidak hanya asal-asalan dalam proses pembuatannya juga memperhatikan segi fungsional (kebutuhan fisik) dan keindahan (kebutuhan emosional). Karya seni ini dikategorikan ke dalam jenis karya seni rupa terapan nusantara. Dalam perkembangannya, produk yang dihasilkan identik dengan seni kerajinan karena terlihat dari cara pembuatannya yang sebagian besar memang menggunakan tangan (hand made).

Contoh Seni Kriya Berdasarkan Bahan Pembuatannya

1. Seni Kriya Kayu

contoh seni kriya kayu
beragamkerajinankayu.blogspot.com

Kayu tentunya menjadi hal yang sangat lazim untuk diubah menjadi beragam bentuk kerajinan seperti patung, wayang golek, topeng, furnitur, dan hiasan ukir-ukiran. Namun, meski terkesan mudah dalam pembuatan seni jenis ini memiliki tingkatan dari pemula hingga senior yang akan mengerjakan berdasar tingkat kesulitan seperti rumitnya ukiran dan karakter kayu tertentu yang tidak mudah dibentuk.

2. Seni Kriya Tekstil

Contoh Seni Kriya Tekstil
materi4belajar.blogspot.com

Seni tekstil adalah kriya yang menggunakan kain sebagai salah satu bahan yang akan dibentuk. Seni ini memungkinkan untuk mengkreasikan berbagai macam aneka jenis kain begitu pula dengan cara pembuatannya baik dengan cara diikat, ditenun dipres, dan beragam cara teknik pembuatan kain lainnya.

3. Seni Kriya Keramik

contoh seni kriya keramik

Seni keramik adalah benda yang terbuat dari tanah liat yang melewati beragam proses terlebih dahulu termasuk proses pembakaran. Pembuatan seni keramik adalah dengan teknik slab atau lebih dikenal dengan istilah lempeng, putar atau disebut juga throwing, pilin atau pinching, dan cetak tuang.

Beberapa daerah di Indonesia penghasil seni keramik seperti contohnya bandung, jepara, cirebon, banjarnegara, malang, purwerejo, yogyakarta, banjar negara, dan juga di timur Indonesia seperti di sulawesi selatan.

4. Seni Kriya Logam

contoh seni kriya logam

Seperti namanya, seni ini mengolah logam menjadi beraneka ragam hasil karya seni yang memiliki nilai ekonomi, nilai guna dan nilai seni yang tinggi. Salah satu contoh nyatanya adalah beragam kerajinan yang berbahan baku logam. Tehnik pembuatan logam terdiri dari dua macam teknik yaitu a cire perdue atau lebih dikenal masyarakat awam dengan sebutan cetak lilin, dan teknik bivalve.

5. Seni Kriya Kulit

Seni ini memanfaatkan berbagai jenis kulit yang dapat diolah dan diproses menjadi macam-macam barang seperti kaligrafi, tas, sepatu, ikat pinggang, karpet dan lainnya tidak semua jenis kulit dapat dengan mudah diolah, kulit yang umumnya digunakan dalam seni kulit ini adalah kulit kambing, sapi, buaya, kerbau dan ular.

contoh seni kriya kulit
tokopedia.com

Kulit tersebut menjalani serangkaian proses pengolahan yang panjang dan harus dilakukan dengan tekun, di mana dimulai dari pemisahan antara kulit dengan daging hewan, pencucian yang tentunya menggunakan cairan tertentu, proses pembersihan agar kulit lebih halus dan lembut, perendaman dengan menggunakan zat kimia tertentu (penyamakan), perwarnaan, perentangan kulit agar tidak mengkerut, pengeringan dan penghalusan.

Setelah serangkaian proses yang banyak tersebut dan tidak boleh dikesampingkan satu pun itu, barulah dipotong-potong sesuai dengan ukuran dari benda yang akan dibuat. Untuk itu, perlu ditentukan terlebih dahulu ukuran yang akan anda buat. Daerah-daerah penghasil kriya kulit adalah yogyakarta, garut, dan bali.

6. Seni Kriya Batu

contoh seni kriya batu

Seni ini termasuk ke dalam seni kriya yang cukup susah karena harus mengolah benda dengan tekstur yang keras dan sukar untuk dibentuk. Namun biasanya hasilnya akan terlihat lebih indah karena ketekunan senimannya.

Contoh di daerah sukami dan sukaraja. Jika berkunjung ke daerah tersebut, anda akan dengan mudah menjumpai beragam hiasan-hiasan dan dekorasi rumah dari batu seperti batu akik, fosil, jesper, dan batu permata seta masih banyak lagi.

Contoh Seni Kriya Berdasarkan Teknik Pembuatannya

BACA:

1. Seni Kriya Pahat atau Seni Ukir

Meskipun seni pahat identik dengan bahan baku yang keras seperti batu, logam atau keramik, namun seni pahat atau ukir bisa juga dilakukan pada bahan baku yang lebih lunak dan beragam seperti kayu, tulang makhluk hidup atau bambu. Hasilnya pun bisa sangat beragam seperti jenis patung, ukiran dan aneka kerajinan lainnya.

Bali menjadi salah satu daerah di Indonesia yang paling banyak menghasilkan seni pahat yang berupa patung, ukiran hingga berbagai macam barang kerajinan lainnya hal ini dikarenakan budaya dan kepercayaan di daerah ini yang begitu kental dan mempengaruhi seluruh aspek kehidupan masyarakatnya. Salah satu hasil pahat dari bali adalah patung arca dengan bahan baku batu andesit.

2. Seni Kriya Batik

Seperti yang sudah diketahui banyak orang bahwa batik kini menjadi salah satu warisan budaya dunia yang ada di Indonesia. Proses pembuatan kain batik bisa dilakukan dengan berbagai macam tehnik yang ada di Negara kita seperti contohnya teknik cap, tulis dan teknik lukis.

Teknik batik tulis menjadi salah satu teknik yang paling popular digunakan oleh pengrajin batik di Indonesia. Tak hanya di beberapa di daerah di Pulau Jawa, namun batik juga terdapat di pulau Kalimantan, Sulawesi, Sumatra dan Bali. Bahkan dapat dikatakan tiap daerah memiliki batiknya masing-masing.

Hal ini menjadikan corak kain batik dari setiap daerah juga beraneka ragam. Corak batik umunya menyesuaikan karakter dan filosofi kehidupan masyarakat setempat.

3. Seni Kriya Tenun

Tenun songket berupa benang perak, emas atau benang sutra. Dan inilah alasan mengapa tenun songket harganya lebih mahal dibanding dengan tenun ikat. Namun tidak menuut kemungkinan anda dapat menemukan jenis tenun songket yang harganya lebih terjangkau dan tenun ikat yang harganya cukup di atas rata-rata. Daerah penghasil juga mempengaruhi harga akhir di pasaran.

Fungsi Seni Kriya

Secara umum, seni ini tidak hanya sebagai sarana pemuas bagi para senimannya, namun memiliki beberapa fungsi lain yang dapat dikategorikan menjadi tiga jenis. Yaitu ada yang hasil akhirnya menjadi hiasan atau ornament dekorasi, bisa juga digunakan sebagai benda terapan dan ada pula yang digunakan sebagai mainan anak atau koleksi bagi para kolektor.

1. Hiasan (Dekorasi)

hiasan seni kriya
hamparan.net

Hiasan atau dekorasi cenderung diidentikkan dengan benda pajangan yang dipasang di dalam rumah untuk memperindah tampilan ruangan. Hasil seni yang seperti ini biasanya akan lebih mengutamakan keindahan dari pada fungsinya sehingga mudah sekali mengalami perkembangan atau inovasi tergantung keinginan pasar atau tren yang ada saat itu. Berbagai contohnya adalah karya seni ukir, patung, cinderamata.

2. Benda Terapan (Siap Pakai)

seni kriya terapan

Seperti namanya, hasil seni yang satu ini ditujukan untuk digunakan oleh pemiliknya. Maka dalam proses pembuatannya akan memperhatikan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun tetap saja tidak menghilangkan unsur keindahan yang terkandung dalam barang-barangnya. Contohnya seperti senjata, furnitur, keramik, perabot rumah tangga, dan lain sebagainya.

3. Benda Mainan

mainan seni kriya
qolbunhadi.com

Hasil seni yang satu ini mungkin jenis yang lebih mudah kita jumpai di berbagai tempat. Meski mainan biasanya hanya ditujukan untuk anak kecil, namun hasil karya yang satu ini sangat mungkin untuk di koleksi oleh para kolektor mainan tergantung spesifikasi mainan itu sendiri.

Produk yang digunakan sebagai alat permainan biasanya memiliki bentuk yang lebih sederhana dan bahan yang mudah didapatkan dan dikerjakan. Hal ini tentu mempengaruhi harga yang kemudian menjadi relatif murah. Contohnya adalah boneka, kipas kertas, congklak dll.

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: