Mengenal Seni Musik: Pengertian, Jenis dan Unsurnya

SENI – Ada beragam cabang seni yang ada di dunia. Salah satu yang paling popular dan banyak digemari masyarakat adalah seni musik. Salah satu cabang seni ini banyak digunakan sebagai bentuk ekspresi pembuatnya. Sedangkan musik sendiri memiliki pengertian suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung lagu, irama, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat tertentu.

Salah satu cabang seni ini mengalami perkembangan sehingga menghasilkan beragam variasi, mulai dari genre, alat pengiringnya hingga fungsinya. Seni musik kini tak hanya digunakan sebagai sarana ekspresi, namun lebih spesifik untuk hiburan, pendidikan, komersil, upacara adat dan lain-lain. Hal ini menjadikan seni ini menjadi sangat kompleks untuk dipelajari mulai dari pengertian hingga unsur-unsur terkait.

Pengertian Seni Musik

pengertian seni musik

Seni adalah kemampuan manusia untuk membuat sesuatu dalam hubungannya dengan upaya mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu oleh gagasan yang spesifik. Sedangkan musik merupakan salah satu cabang seni yang menggunakan suara yang ditata sedemikian rupa sehingga menghasilkan lagu, irama, dan keharmonisan yang tujuannya untuk ditangkap oleh indra pendengaran manusia.

Unsur-Unsur Seni Musik

unsur-unsur seni musik

  1. Melodi

Melodimerupakan beberapa nada atau bunyi yang disusun dalam satu rangkaian tersendiri, yang ditanggapi berdasarkan perbedaan tinggi rendah atau naik turunnya. Melodi ini terdiri dari berbagai macam unsur seperti durasi, pitch, dan tone. Sedangkan durasi adalah waktu yang dibutuhkan oleh serangkaian not untuk akhirnya menghasilkan sebuah melodi.

Not yang dihasilkan dari berbagai alat musik dengan warna suara yang berbeda disebut sebagai tone. Dan pitch adalah suatu hal yang mengatur serangkaian not yang ada dengan menggunakan alphabet sebagai lambang, yaitu dari A sampai G. Pitch sering juga disebut sebagai warna suara atau secara singkat orang menyebutnya timbre.

  1. Irama

Irama dapat juga disebut sebagai ritme yaitu pergantian panjang-pendek, tinggi-rendah, dan nyaring-lembutnya suatu nada atau bunyi. Irama inilah yang nantinya akan menentukan ketukan yang ada dalam keseluruhan musik.

Jika anda ingin mengetahui irama dalam suatu musik yang anda dengar, dapat anda lakukan dengan mendengarkan sebuah lagu secara terus-menerus yang dapat melahirkan pola irama. Pola irama ini kemudian memberikan perasaan ritmis pada seseorang yang mendengarkannya.

  1. Harmoni

Harmoni adalah salah satu unsur dalam musik yang merupakan bagian yang melibatkan nada atau kunci yang berulang. Dalam musik harmoni akan tampak ketika terdapat keseimbangan antara momen penekanan dengan saat pelepasan. Harmoni ini disusun dari 3 hal utama yaitu interval, kunci dan skala.

Interval yang ada di antara dua nada. Kunci merupakan serangkaian not yang berfungsi sebagai pengatur harmonisasi suatu melodi dalam interval tertentu. Sedangkan skala adalah sekumpulan not berperan sebagai kerangka dari suatu musik yang utuh. Skala digunakan untuk acuan agar dapat menentukan not yang nantinya dimainkan pada musik yang telah terbentuk secara keseluruhan.

  1. Tangga Nada

Seperti namanya, tangga nada diibaratkan sebuah tangga yang tiap tingkatnya berisi nada-nada yang berjenjang. Antara satu nada dengan nada lainnya terdapat jarak tertentu. Besaran jaraknya ada yang 1/2, 1, 1 1/2, hingga 2. Jarak ini yang kemudian akan menentukan kemungkinan variasi nada dan jenis tangga nada.

Jika anda menyuarakan urutan nada tertentu, maka urutan itu diawali dari salah satu nada dan diakhiri dengan nada yang sama dengan nada pada tangga pertama namun ketinggian nadanya lebih tinggi 1 oktaf.

Terdapat 3 macam tangga nada, yaitu Tangga Nada Kromatis, Tangga Nada Pentatonis dan yang terakhir adalah Tangga Nada Diatonis.

  1. Tempo

Tempo dapat diibaratkan sebagai kecepatan yang terkandung dalam sebuah lagu. Semakin cepat sebuah lagu dimainkan maka nilai temponya yang dimilikinya semakin besar. Ukuran yang biasanya digunakan untuk menentukan tempo dalam sebuah lagu ialah beat. Beat berfungsi untuk menghitung banyaknya ketukan dalam waktu satu menit.

Beat memiliki satuan tersendiri yang disebut MM atau Metronome Malzel. MM merupakan sebuah alat pengukur tempo yang dibagi menjadi tiga kriteria yaitu tempo lambat, tempo sedang, dan cepat. Tempo dibagi ke dalam 8 jenis, yaitu sebagai berikut: Largo (lambat sekali), Lento (lebih lambat), Andagio (lambat), Andante (sedang), Moderato (sedang agak cepat), Allergo (cepat), Vivace (lebih cepat) dan Presto (cepat sekali).

  1. Dinamik

Dinamik digunakan untuk menggambarkan bagaimana tingkatan keras dan lembutnya dalam memainkan musik, keras dan lembut ini diperlukan agar musik tidak terdengar monoton saat dimainkan. Keadaan keras dan lembut tersebut memiliki istilah sendiri dengan tanda khusus di dalam permainan music.

Tanda dinamik lembut, yaitu:

  • Piano (p) = lembut
  • Pianissimo (pp) =sangat lembut.

Tanda dinamik sedang, yaitu:

  • Mezzo Piano (mp) = setengah lembut
  • Mezzo Forte (mf) = agak keras

Tanda dinamik keras, yaitu:

  • Forte (f) = keras
  • Fortissimo (ff) = sangat keras

BACA:

Berbagai Jenis Seni Musik

jenis seni musik

1. Musik Modern

Jenis musik yang satu ini dapat dikatakan jenis musik yang bersifat dinamis, dan terus berkembang mengikuti zaman. Hal ini karena jenis musik yang satu ini sudah dipoles baik dari segi tempo maupun instrument yang digunakannya.

Perubahan tempo biasanya terjadi dengan cepat karena mengikuti pola pikir musisi atau pencipta musik itu sendiri. Selain itu juga dipengaruhi sentuhan teknologi pada instrumen dan gaya penyajiaannya.

Ciri-Ciri Musik Modern

  1. Digunakan untuk sarana hiburan dan sarana untuk berekspresi bagi para musisi
  2. Biasanya Cenderung mempunyai tempo yang cepat
  3. Musik yang diciptakan memiliki tema atau pesan tertentu yang ingin disampaikan
  4. Menggunakan bahasa nasional bahkan bahasa pergaulan.
  5. Gaya musik tidak kaku dan peraturan yang ada cenderung bebas.
  6. Menggunakan alat musik yang beragam dan modern, bahkan menggabungkan dengan kekuatan teknologi.

2. Musik Tradisional

Musik tradisional merupakan salah satu aset kebudayaan nasional. Biasanya, musik tradisional lekat dengan karakter tiap daerah tempat musik tersebut berasal. Musik jenis ini menggunakan bahasa dan instrumen yang berbeda-beda, tergantung bahasa dan instrumen yang berkembang di daerah tersebut. Biasanya, musik tradisional berfungsi sebagai pengiring pada kegiatan-kegiatan tradisional seperti upacara adat dan lain-lain.

Ciri-Ciri Musik Tradisional

  1. Salah satu warisan budaya leluhur yang memiliki karakter yang berbeda satu dengan lainnya
  2. Menggunakan alat musik khas daerah sebagai instrument pengiringnya.
  3. Menggunakan bahasa daerah untuk syair atau liriknya.
  4. Sifatnya informal.
  5. Dipelajari secara turun temurun yang terkadang terdapat sedikit perbedaan antara satu generasi dengan generasi selanjutnya.

3. Musik Kontemporer

Adalah seni musik modern yang disesuaikan dengan masa kini. Dari sejarahnya, musik modern terdiri dari dua kata: yaitu co dan tempo. Co memiliki arti “bersama” sedangkan tempo memiliki arti “waktu”. Dengan begitu, seni musik kontemporer ini juga dapat diartikan sebagai seni musik yang berjalan sesuai dengan waktu masa kini.

Ciri-Ciri Musik Kontemporer

  1. Memiliki warna atau jenis bunyi yang lebih beragam akibat adanya inovasi yang berkembang sesuai zaman.
  2. Sumber bunyi alat musik dikombinasikan bukan hanya dari alat musik pada umumnya.
  3. Sifatnya lebih variatif terutama pada tempo dan dinamiknya.
  4. Nada yang disusun biasanya jauh lebih kompleks jika dibandingkan dengan musik lainnya.

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: